Arsip untuk Juli, 2008

31
Jul
08

‘da imoe, bisa ke poltabes sekarang..ada kasus..’

Siang itu saya sedang berada di kantor Gubernur Sumbar. Rapat persiapan Hari Anak Nasional Propinsi Sumbar 2008. Tiba-tiba sebuah SMS dari seorang teman bernama Wide masuk.

‘Da imoe, bisa ke poltabes sekarang, ada kasus anak niy’

Karena saya sedang rapat, maka saya tentu saja tidak bisa memenuhi permintaan teman itu. Yang saya lakukan hanya membalas SMS tersebut.

‘Waduh wid, lagi rapat hari anak niy. Loe handle aja gimana baiknya ya..soalnya gak mungkin di tinggal’.

Si Wide pun mengamini…

“Ok deh, nanti gw susul loe ke kantor gubernur, lalu kita nanti bahas kasus ini”.

Selang beberapa jam, si Wide muncul di ruang rapat. Rapat tak lama kemudian selesai dan kami kemudian membahas kasus yang di terima Wide.

‘Begini ceritanya da imoe” Begitu wide memulai ceritanya…

Lanjutkan membaca ‘‘da imoe, bisa ke poltabes sekarang..ada kasus..’’

30
Jul
08

’special thanks to bos hady’

Ngak tau kenapa, tiba-tiba saja saya harus mengucapakn banyak terima kasih kepada setiap orang yang telah menginspirasi saya dan banyak orang lain. Barangkali ini pertanda bahwa saya sebentar lagi siap-siap di gantikan yang muda-muda, lebih bersemangat dan saya inginkan itu). Salah satunya adalah anak yang satu ini.  Saya biasa panggil dia ‘bos’ karena emang dialah yang membuat Forum Anak Sumatera Barat menjadi dikenal banyak orang.

Lanjutkan membaca ‘’special thanks to bos hady’’

30
Jul
08

“pejuang anak sumatera barat’

Kongres Anak VII 2008 dalam rangka HAri Anak BNasional 2008 telah usai. Hajatan nasional yang di gelar sekali dalam setahun ini mempertemukan para pejuang anak (duta anak) dari seluruh propinsi di Indonesia. Beruntung sekali, saya mendapat kesempatan mendampingi para duta anak Propinsi Sumbar.

Kongres Anak Indonesia telah memberikan banyak pengalaman sekaligus ajang pembelajaran. Tidak hanya mengajarkan kepada kita bahwa anak-anak ternyata mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kehidupan bangsa ini, akan tetapi mereka telah mengajarkan kepada kita bagaimana ‘berdemokrasi’ yang bijak, santun dan penuh penghormatan.

Lanjutkan membaca ‘“pejuang anak sumatera barat’’

29
Jul
08

“cerpen umi pak suhadi”

Membaca cerpen Pak Suhadi berjudul UMI, membuat saya merasa bangga sekaligus sedih.  Bangga karena cerpen itu di dedikasikan untuk saya (terima kasih).  Sedih, karena cerpen UMI mampu menguakkan kesedihan lama yang sampai hari ini masih berusaha saya hilangkan….Kesedihan itu beralasan, karena cerpen Pak Suhadi terasa nyata dalam kehidupan saya, karena saya pernah mengalami hal yang sama.

Kata teman saya, jika ingin menghilangkan kenangan lama  yang seharusnya dihilangkan, maka ceritakanlah apa yang kita rasakan itu kepada orang lain……agar kesedihan yang dirasakan bisa di bagi…..

Lanjutkan membaca ‘“cerpen umi pak suhadi”’

13
Jul
08

‘ibo bana hati awak’

ibo bana hati awak

indak bisa basobok jo dunsanak banyak

kawan-kawan palanta nan rancak

sambia makan durian jo galak-galak

ibo bana hati awak

indak bisa santai jo galak-galak

indak bisa mancaliak nan tacelak (hahahah)

indak bisa manculiak durian nan sagadang cubadak

ibo bana hati awak

si catra (si sutan mudo) mahangek-hangek awak

kaceknyo acara sangaiklah rancak

ketek gadang laki laki padusi sarupo adiak kakak

ibo bana hati awak

alah buek rencana tapi ado pulo nan manyasak

kawan tibo dari batam taragak jo awak

indak bisa awak manolak

ibo bana hati awak

indak bisa kopi darat

padahal palanta pasti tampek nan sumarak

ondehhhhhhhhhhhhhhh ibo na hati awakkkkkkkkkkkkkkkk

11
Jul
08

‘7 gerobolan, 8 sahabat’

Jarang sekali saya menunaikan shalat Jumat di mesjid belakang rumah.  Maklum saja, karena setiap hari saya selalu berada di luar area (alias di sekitar tempat kerja), jadilah rutinitas shalat jumat lebih banyak saya tunaikan di mesjid dekat tempat bekerja.  Bahkan saking seringnya shalat jumat di mesjid sekitar tempat kerja, para warga di sanapun mengenal saya sebagai jemaah tetap hehehehehehe.

Nah, tumben Jumat 11 Juli 2008 ini saya gak kemana-mana.  Seharian di rumah aja karena saya mau menyelesaikan baca novel THE KITE RUNNER, tuh novel menggetarkan jiwa (cieeeeeeee).  Saya berhenti ketika shalat Jumat mulai memanggil.  Saya mandi, lalu berbenah ke Mesjid Al Manar belakang rumah.  Tidak jauh, hanya butuh waktu 15 menit jalan kaki.

Lanjutkan membaca ‘‘7 gerobolan, 8 sahabat’’

09
Jul
08

‘pln (perusahaan listrik nan bikin meradang)’

Akhir-akhir ini sejak hampir 3 bulan belakangan, saya dibikin meradang oleh ulah PLN.  Alasannya karena pekerjaan saya terganggu akibat pemadaman listrik (apalagi kalo kerjaan saya blogging yang terganggu hehehe).  Memang, akhir-akhir ini sering sekali terjadi pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PLN di SUMATERA BARAT.  Alasan PLN biasalah klise, ya karena banyak beban lah, karena untuk efektifitas dan penghematan lah, debit air danau tempat memutar turbin yang menurunlah, pokoknya BANYAK ALASAN.  Tentu saja, karena saya tidak orang tekhnik yang ngerti soal kelistrikan terpaksa menerima saja alasan tersebut.  Barangkali begitu juga yang dirasakan oleh masyarakat umum lainnya.  Pertanyaannya, ngapain PLN tidak bisa mencari solusi lain selain pemadaman, bukannya di sana bercokol para insinyur-insinyur.  Dasar………….

Rabu, 9 Juli 2008 pukul 15.00 WIB.  Pemadaman terjadi lagi, saya sedang menyelesaikan prosposal Kunjungan Sosial Bagi Anak-Anak Dalam Rawatan Kesehatan di Rumah Sakit M Jamil Padang.  Proposal ini harus saya serahkan keesokan paginya, karena akan segera di proses untuk menjadi agenda kegiatan Hari Anak Nasional 2008 di Sumbar.  Jadilah hari itu saya ngomel-ngomel tak tahu juntrungan akibat ulah PLN yang tidak bertanggung jawab.  Padahal hari itu dalam jadwal pemadaman saya lihat bahwa pemadaman di lokasi saya akan dilakukan pukul 18.00 WIB, tapi ternyata justru dilakukan lebih awal.

Lanjutkan membaca ‘‘pln (perusahaan listrik nan bikin meradang)’’

05
Jul
08

‘basobok (ketemu) si sutan mudo’

Pukul 22.00 WIB ponsel saya berbunyi. Saya lihat, wah ternyata bukan nomor yang asing. Lalu saya angkat ponsel.

“Hallo Cat, lagi dimana..?”

“Lagi dirumah bang, bang lagi dimana ?”

“Lagi di warnet niy, di Grya net..?”

“Kalo gitu tunggu ya bang, Catra juga mau kesana…?”

“Ok. ditunggu ya..”

Penasaran juga pengen ngelihat tuh anak. Sejak kuliah di Bandung, saya gak pernah ketemu lagi ama dia. Padahal dahulu hampir setiap hari ketemu, ngobrol sampai malam, membangun kesadaran kritis bersama, diskusi soal babilonia, Nabi MUhammad, Yahudi, Segitiga Emas, Perpolitikan INdonesia, sampai kepada masalah Sekssualita…pokoknya rame…………………….

Lanjutkan membaca ‘‘basobok (ketemu) si sutan mudo’’

04
Jul
08

’strategi fauzi bahar versi pengamat politik atas angkot’

Kata sosiolog, orang minang itu dialogis.  Demokratis hidup di ranah minang.  Apa soal, karena orang minang terutama laki-laki sering sekali duduk di ‘lapau’ (warung kopi) berjam-jam lamanya.  Apa yang dilakukan mereka ? bukan hanya sekedar minum kpi danmakan goreng pisang, tetapi lebih banyak ngobrol, diskusi, melakukan analisisi terhadap situasi mikro dan makro, kadang-kadang juga mengkritik kebijakan yang tidak pro kepada ‘rakyat badarai’.  tetapi uniknya, perbedaan-perbedaan cara pandang dalam debat ‘lapau’ tersebut tidak membuat orang minang terpecah belah.  Perbedaan pendapat mereka tentang sebuah persoalan habis di ‘lapau’ itu.  Kebiasaan menjadi ‘pengamat sosial’ dadakan inilah yang kemudian melahirkantokoh tokoh penting dariranah minang, AGUS SALIM, M HATA, M YAMIN, TAN MALAKA, dll.

Saat ini, kebiasaan jadi ‘pengamat’ itu tidak hanya dilakukan oleh orang minang di lapau, tetapi juga di atas angkot.  Nah, ada kisah menarik 2 orang bapak-bapak yang mau pergi kepasar dan saya jumpai di dalam angkot melakukan perdiksi-prediksi terhadap salah seorang calon walikota Padang untuk periode 2008-20012 yaitu FAUZI BAHAR.

ANALISISNYA BEGINI….

Lanjutkan membaca ‘’strategi fauzi bahar versi pengamat politik atas angkot’’

04
Jul
08

’si mbak tai anjing’

Pagi itu saya berencana akan menghadiri rapat di Kantor Gubernur Sumbar.  Apalagi kalau bukan rapat persiapan Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Sumbar tahun 2008, maklum aja, sekarang kan bulan Juli (hayoooo Hari Anak NAsional tanggal berapa…………).  Nah, karena rapat di kantor gubernur, maka hari itu saya berdanda agak lebih rapi.  Tidak seperti biasanya yang selalupake sandal dan kaos oblong.  Hari itu saya pake kemeja yang di masukin ke dalam, pake sepatu, tambah sedikit wewangian, trus terakhir rambut saya usap sedikit dengan minyak rambut (ngak tau mereknya apa, yang jelas ada di rumah lalu saya pake hehehe).

Selesai berdandan, saya menuju ke jalan,  nunggu angko, dan tak berapa lama sang angkot putih jurusan Tunggul Hitam Pasar Raya lewat.  Saya stop lalu naik.  Seperti biasa, angkot terisi penuh, beruntung sayamasih mendapatkan satu bangku sisa walalupun hanya bangku cadangan alias bangku serep.

Lanjutkan membaca ‘’si mbak tai anjing’’




Aku….

 

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Bukan Iklan

Palanta - Ekspresikan Dirimu Melalui Blog

palanta ku…

logopalanta,  Image Hosting

Anda Pengunjung ke....

  • 31,218 hits

lomba hiking palanta…

Photobucket

ayo ikutan…

Image Hosting by Picoodle.com