“…Syekh Seksi Bin Ajaib Dari Semarang…(jaman udah edan)”

Minggu malam saya menonton tayangan berita malam di sebuah stasiun televisi swasta. Mata saya yang semula sudah sangat mengantuk, tiba-tiba terbelalak lagi. Apa pasal, ternyata berita tentang perkawinan seorang yang katanya syekh (ukama).  Namanya Syekh Pujiono asal Semarang.  Kalo seorang ulama kawin siy saya ngak peduli.  Tapi jika dia kawin dengan seorang anak usia 12 tahun.  Pasti saya dan semua orang kaget.  Respon awal saya “edan…tak masuk diakal…gila…dll”.

Lagi

“semangatlah anakku (ananda part III)”…..sekuel lanjutan ananda

PERHATIAN Sebelum baca postingan ini, lebih baik baca dulu ANANDA dan KABAR UNTUK EMAK

“Hadirin yang berbahagia, marilah kita berikan tepuk tangan yang paling meriah kepada ANANDA. Lulusan terbaik tahun ini. Putradari ibu Ratna Dewanti”. Begitu pembawa acara menyelesaikan kalimat terakhirnya. Semua hadirin dan tamu undangan bertepuk tangan dengan meriah. Suasana menjadi gegap gempita.

Lagi

“Kabar Untuk Emak-Ananda Part II-” (to Uni Mallow)

Jika Ingin Membaca Postingan Ini, Baca Dulu “ANANDA”

Lagi

‘PREMAN MASUK KAMPUS JUGA YA…’

Lihatlah tayangan BUSER yang disiarkan oleh SCTV Rabu siang pukul 11.30 WIB. Semula saya berfikiran, tawuran dan saling serang yang terjadi, dilakukan oleh warga masyarakat. Saya jadi maklum. Tetapi ketika saya dekati televisi, ternyata tawuran tersebut di ‘perankan’ oleh dua kubu mahasiswa UKI dan UPI YAI Jakarta di kawasan Salemba. Saya langsung ‘muntah’ melihat adegan itu. Pasalnya, tidak masuk diakal sehat saya, para calon intelektual bangsa itu ‘beringas’ seperti macan lapar. Saking beringasnya seperti hendak memangsa lawan. Padahal mereka sama-sama bersaudara. Sama-sama mahasiswa. Jika kita analogikan mereka adalah macan, masih tidak masuk diakal sehat, karena macan saja tidak pernah memangsa saudara sendiri. Jijik saya memikirkan hal ini. Lalu saya berusaha memahami situasi itu dan akhirnya sisi bathin saya berkata ‘itu preman yang masuk kampus’ dan saya mulai maklum. Karena hanya premanlah yang bisa berperilaku seperti itu.

Lagi

“si catra bikin rusuh di SUTA 08 Padang”

Saya dan teman-teman saat ini sedang mempersiapkan kegiatan kampanye STAND UP and TAKE ACTION 2008 (SUTA 08).  Kegiatan ini adalah kampenye ‘anti pemiskinan’ dalam rangka mendorong pemerintah meningkatkan komitmennya terhadap pencapaian Millenium Development Goals (MDG’s).  Semula dalam rancangan kegiatan di Padang, kami akan fokus mendorong meng ‘advokasi’ dua isue MDGs yaitu “pendiddikan dasar untuk semua’ dan ‘HIV/AIDS’.  Serangkaian kegiatanpun sudah dirancang mulai dari pengumpulan buku layak baca sebanyak 5000 buah, talk show radio, hingga pengumpulan pesan dan harapan remaja kepada pemerintah terkait isue MDGs.

Lagi

“Derita Yang Tak Berbunyi”

Beberapa waktu yang lalu, publik Sumatera Barat di kejutkan oleh berita tentang tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang oknum guru di salah satu SMK di Padang. Kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah. Dalam pemberitaan dikatakan bahwa, dengan alasan melakukan penertiban terhadap siswa-siswi akan melaksanakan upacara bendera, seorang oknum guru menendang kaki salah seorang muridnya. Entah tendangan jenis apa yang dilancarkan oleh sang guru, alhasil tendangan tersebut mengakibatkan kerusakan pada tempurung lutut sang murid dan hingga kini masih dalam proses pengobatan. Tidak banyak yang dilakukan kemudian, hingga akhirnya peristiwa ini berbuntut ke proses hukum.

Lagi

“Mampukah Film Laskar Pelangi Jadi Milik Semua ?”

Film Laskar Pelangi tiba-tiba menjadi pembicaraan hebat belakangan ini. Seluruh media memberitakan kesuksesan film ini yang telah mencapai penonton sebanyak 1,1 juta orang. Sebuah angka yang fantastis, karena jumlah ini diperoleh hanya dalam waktu singkat.

“Mudah-mudahan jumlah penonton semakin bertambah” Begitulah ungkapan Mira Lesmana selaku produser pada beberapa infotainment.

Lagi

‘www.rinduku.wordpress.com’

Kami baru saja ketawa-ketawa ngakak di warnet membaca tulisan uni marshmallow dengan judul Kampung Blagu.  Postingan itu membuat perut dikocok habis… ngak nyangka ternyata bu dokter bisa ngeluci dan gokil abis….

Tiba-tiba saya ngelihat di monitor Catra terpampang sebuah blog yang tidak asing bagi saya rinduku. Saya komentar ke Catra…..

Lagi

“suhadinet,hemmayulfi (marshmallow’s),zulmasri dan catra”

Seorang teman saya tiba-tiba nyerocos soal blog saya….

“Hebat loe ya….gue baru tau kalo loe punya blog…”

“Iya, emang kenapa ?”

“Kok loe kagak bilang-bilang siy…?”

Lagi

“anak-anak dan nenek tua di lebaran 1429 H”

Lebaran kali ini saya lebih banyak kebagian jagain rumah.  Maklumlah, tahun lalu saya yang paling banyak keluyuran kemana-mana.  Nah, tahun ini 1429 H, saya yang ditagih untuk ‘jadi satpam’.  Wah…saatnya giliran saya dan saya sudah memprediksi bakalan mengalami hari-hari yang sulit-walalupun hanya beberapa hari-.

Kerjaan jadi tuan rumah di saat lebaran memang bukan perkara mudah.  Tidak hanya harus bersiap diri untuk dikunjungi oleh para tetangga, tetapi juga harus menyiapkan diri untuk membereskan rumah, alias nyuci poring, nyapu rumah, ngepel, dal lain-lain yang menjadi rutinitas ‘kerumah tanggaan’.  Sementara seluruh saudara saya sedang asyik-asyiknya berkunjung ke kampung halaman, saya malah berkutat di rumah menjadi ‘tuan rumah yang baik’.

Lagi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.