
Apa yang ada di benak anda jika mengetahui adik, ponakan, sepupu atau bahkan anak anda sekalipun, yang mendonlod video porno dan menyimpannya di HP ? Sementara anda tahu sekali bahwa sang anak masih di bawah umur alias di bawah 17 tahun. Ngak menyangka sama sekali, karena gak ada tanda-tanda kearah itu. Tentu saja respon kita semua macam-macam. Ada yang panik marah-marah, ada yang sok tenang tapi paniknya minta ampun, ada yang cuek dan berfikiran ‘biarin aja ntar dia juga bosan’, atau bahkan ada yang tahu harus melakukan apa-apa.
Sebut saja Wawan, baru lulus SMP, masih kolokan sama mamanya.
Suatu ketika saya mengutak-atik HP Wawan dan ternyata saya menemukan 20 file video porno. Apalagi kalau tidak adegan ‘mesum’ dua insan manusia. Respon awal saya kaget. Tapi lalu tenang. Gak perlu panik-panik banget, karena Wawan bukan adik, bukan sodara, bukan sepupu. Tapi karena rasa penasaran dan tanggung jawab terhadap anak ini (karena saya sejak 3 tahun lalu sudah mengajak aktif Wawan berkegiatan di program anak), maka dialog itupun terjadi.










Komentar Terakhir