“…temanku, perempuan HIV + melahirkan…”

Standar

Sore menjelang magrib, diujung bulan maret 2008, di sekretariat jaringan Orang Dengan HIV/AIDS di Padang, saya dikagetkan oleh sebuah tepukan di punggung….

“eh…loe, nah loe…ketemu lagi kan….” Sejenak aku terkesiap…….

“ondeh….d***i, lah lamo awak ndak basobok….kok kurusan loe sekarang ?”

Sang teman lalu menjawab….

“ya, iyalah….gw juga ngerasa begitu siy…pengennya gemuk lagi kayak dulu…biar sexy”

“dasar loe, kagak berubah centilnya…”

Teman perempuanku lalu menyerat aku ke kamar…..

“sini loe….,lihat ini………” sambil memperagakan sesuatu ….

“wahhhhhh gila…siapa niy….anak loe ya….serius niy…….”

Saya tak habis pikir, ternyata sang teman membawa bayi mungil usia 3 bulan….

“iya..masa loe kagak percaya, kita terakhir ketemu 7 bulan lalu kan…nah itu gw udah hamil tau…”

“jadi bener loe hamil waktu itu….gw pikir loe becanda, habis loe sering berolok-olok siy…”

“serius bos…ini anak gw…”

“siapa namanya…?”

“a***i” jawab sang teman singkat

Tak habis pikir, ternyata sang teman perempuan ku yang jelas-jelas positif HIV telah melahirkan seorang bayi mungil…kuasa tuhan, tuh bayi tak kurang satu apapun, putih, panjang, berat, secara kasat mata sangat sehat. Dan yang paling bahagianya adalah, semua teman-teman ODHA ataupun OHIDA menyayangi bayi mungil tersebut….

Pembicaraanpun berlanjut perihal lika-liku kehidupan sang teman sejak terakhir bertemu 7 bulan yang lalu. Dengan gamblang sang teman menceritakan, bagaimana kisah kasih menjadi istri ke-dua, suka duka dengan suami yang usianya sudah 42 tahun…(sang teman baru 24 tahun), kondisikesehatan dan sebagainya….

Tak terasa hari semakin malam, sang bayi tertidur pulas…

“ok ya…gw mau siap-siap pulang dulu, ntar lagi laki gw mau jemput niy…”

“ya..lah….hati-hati pulangnya nanti ya…, kalo loe ngak mau lagi anak tuh…kasih ke gw aja ya…(saya becanda)”.

“ye…enak aja…., niy jagoan gw tau…”

Sebentar kemudian jemputan sang teman datang (sang suami tercinta).

“ok ya..dadah semua…doain anak gw sehat-sehat aja…..”

“…eh…ntar…..niy, dikit buat loe untuk beli susu a**i…. bukan untuk loe ya…”

Aku keluarkan beberapa lembar ribuan dan kulihat sang teman tersenyum senang. Kekuatan baru telah muncul dalam dirinya. Saya tidak menemukan lagi jiwa yang goncang dalam dirinya seperti 7 bulan yang lalu….

Tetapi….satu pertanyaan besar dalam diri saya…..

AKANKAH A**I MAMPU BERTAHAN DARI VIRUS ITU ? ataukah KEBAHAGIAN ITU AKAN DIRENGGUT KEMBALI SEKETIKA ?….tak ada yang mampu menjawab….saya menghembuskan nafas berat………….

Kita semua hanya bisa berdoa….

Iklan

One thought on ““…temanku, perempuan HIV + melahirkan…”

  1. catra

    wahh nekat banget teman bg im nihh,, kasian sama anaknya yang ga berdosa, yang ga make narkoba, yang ga pernah free sex yang ga pernah macem2. eh malahan dia yang nanggung AIDS turunan. yang palingan umurnya hanya beberapa tahun saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s