…percakapan tentang menstruasi…

Standar

21 April 2008

Senin itu, sama seperti senin-senin yang lainnya, begitu terasa berat…ya..maklumlah…saya termasuk orang yang setuju dengan ujaran “I don’t like Monday”. Seolah-olah diri saya menolak adanya hari senin.

“Kenapa mesti ada Seni, ahhhh membosankan”. Begitu kadang-kadang otak saya bekerja.

Tapi ternyata tidak mudah untuk meniadakan Senin dalam kehidupan saya. Sangat sulit….

“Hari Senin aja ya, diurus lagi….”

“Gimana kalo Senin aja, kan hari pertama ngantor, pasti pejabatnya hadir…”

“Senin aja deh…ni kan akhir minggu, jangan ngurus yang begituan…”

Begitu selalu, kalau saya ingin menyelesaikan sebuah pekerjaan. Seolah-olah Senin begitu mukjizat, sehingga seluruh kerjaan bisa selesai oleh SENIN.

Tapi, Senin, 21 April 2008, ternyata lain dari yang lain. Bukan hanya karena bertepatan dengan hari Kartini, tetapi ada pengalaman menarik bersama seorang kartini muda belia yang saye temui di atas angkot. Begini ni ceritanya…

Lanjutkan membaca

Iklan