…percakapan tentang menstruasi…

Standar

21 April 2008

Senin itu, sama seperti senin-senin yang lainnya, begitu terasa berat…ya..maklumlah…saya termasuk orang yang setuju dengan ujaran “I don’t like Monday”. Seolah-olah diri saya menolak adanya hari senin.

“Kenapa mesti ada Seni, ahhhh membosankan”. Begitu kadang-kadang otak saya bekerja.

Tapi ternyata tidak mudah untuk meniadakan Senin dalam kehidupan saya. Sangat sulit….

“Hari Senin aja ya, diurus lagi….”

“Gimana kalo Senin aja, kan hari pertama ngantor, pasti pejabatnya hadir…”

“Senin aja deh…ni kan akhir minggu, jangan ngurus yang begituan…”

Begitu selalu, kalau saya ingin menyelesaikan sebuah pekerjaan. Seolah-olah Senin begitu mukjizat, sehingga seluruh kerjaan bisa selesai oleh SENIN.

Tapi, Senin, 21 April 2008, ternyata lain dari yang lain. Bukan hanya karena bertepatan dengan hari Kartini, tetapi ada pengalaman menarik bersama seorang kartini muda belia yang saye temui di atas angkot. Begini ni ceritanya…

“Hai bang…dari mana…” Saya di kejutkan suara perempuan muda, lebih tepatnya anak SMA begitu naik angkot jurusan Siteba ke Pasar Raya. Saya kemudian menoleh…

“Astaga……, Dewi (bukan nama sebenarnya).., baru pulang sekolah ya”

“Iya bang, bang dari mana ?”
“Ini, tadi dari Siteba, ada urusan ama teman niy. Gimana kabar yang lain, kok gak muncul-muncul ? Saya nenayain teman-teman muda yang lain…

“Iya bang, semua sibuk niy, karena mau ujian”

Saya baru ingat, ternyata Ujian Nasional akan diadakan tanggal 22 April 2008.

“Hmmm, iya ya…., gimana rasanya..stress ya…”

“Bangettttttttt bang….., apalagi Dewi bang, bayangin, saking stressnya, menstruasi Wi gak datang-datang niy..kalo hamil ngak mungkin la ya…hahahahahahaha”

Saya isengin tuh anak. “Emang yakinnnn, gak hamilll?”

“Ya iyalah bang…., lah yang menghamilinya saja tidak ada, eike masiy perawan lo bok” Dengan centil Dewi menjawab pertanyaan iseng saya.

“Hahahahaha iya dehh, bang tau kok…kamu gak bakalan begitu…ya kan…”

“Pasti tuh bang…kan kita mesti bertanggung jawab…bukan begitu…?”

Ni anak, riang bangetttttttt bawaannya hari itu, entah karena stress, entah karena emang senang sebab sebentar lagi mau selesai sekolah dan mau kuliah….AMINNNNNNNN.

“Eh, bang, tapi begini lho…kok menstruasi Dewi gak datang ya, apa karena stress…perasaaan bulan lalu datangnya lancar-lancar aja, niy dua bulan belakangan gak datang, Dewi takut kenapa-napa lho bang. Kata teman-teman mungkin karena tegang mau ujian, ada benar nya juga, tapi kan kita kuatir juga…siapa tau kenapa-napa, gimana tuh bang…?”

Tiba-tiba Dewi nyerocos tak henti tentang mestruasinya. Angkot penuh dengan ibu-ibu dan perempuan lain. Hanya 2 orang lelaki diatasnya selain sopir. Saya lihat para penumpang kaget, ngak nyangka ada orang yang gosipin menstruasi dengan gamblang di angkot, apalagi yang ngegosipin laki-laki dan perempuan. Saya cuek aja, dan kemudian dengan PEDE ngejelasin ke Dewi hal ikhwal menstruasi dari A sampai Z.

“Begini Wi, bla bla bla bla bla bla……dsttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt” Si Dewi melongo…….

“Oooo gitu ya bang…., kalo gitu ya dehhhh, thanks bang”

Saya lihat, ketika ngomong, para penumpang lain, mesem-mesem dan ngelihat dari sudut mata mereka ke saya dan Dewi. Tapi kita siy cuek aja. Walaupun begitu, sepertinya tuh para penumpang ngupingin pembicaraan kita.

Akhirnya Dewi turun….dan waduhhhh si Dewi ngebayarin ongkos saya…Alhamdulilah……..bisa ngirit niy.

Tak berapa lama, ketika hampir sampai di sekitar Rumah Sakit M Jamil Padang, seorang ibu-ibu nanyain saya.

“Kuliah di Kodekteran ya dek…”

“Ah gak buk…saya udah taman kuliah…di Unand juga siy, tapi Fakultas Peternakan..”

“Ooooo Ibu kira Kedokteran…., ya iya lahh, makasih ya…”

Hanya itu saja, kemudian si Ibu turun persis di lapu merah Istiqamah.

Dalam hati saya berkata….

“WADUH KENAPA YA, SEMUA ORANG ENjOY KALO BICARA SOAL POLIP, TBC, ASMA, SAKIT JANTUNG, DIABETES, dll di depan umum…sementara kalo bicara tentang MENSTRUASI, seolah-olah jadi aneh…apakah karena mestruasi berhubungan dengan SELANGKANGAN…padahal antara Vagina, Penis dan Jantung, Tenggorokan, dlll adalah organ tubuh yang sama-sama Vital. Jadi apa salahnya memperbincangkan mereka. Kenapa gak bisa enjoy bicarain Mestruasi layaknya bicara asma, diabetes, jantung, dlll ?

Hahahahahahahahahahahahahahah

Iklan

6 thoughts on “…percakapan tentang menstruasi…

  1. catra

    menstruasi seakan-akan hanya milik masalah perseorangan saja, sepertinya. apa lagi pengetahuan kesPro masyarakat yg minim dan tabu ngomg masalah kesehetan Reproduksi, lagian katanya kebanyakan anak cewek baru diajari dan dibekali ttg menstruasi setelah ia baru dpt menstruasi, sebelumnya belum pernah. dan kebanyakan remaja putri waktu pertama kali dapat ia merasa hina, nista dan makhluk yang paling rendah. baru mengerti setelah ibunya ngomong,

    “berarti kamu sudah dewasa”, kata ibunya., hanya itu, remaja kebanyakan tidak dikasih tahu kalau sudah menstruasi dirinya bisa dibuahi. seperti itu kebanyakan.

  2. imoe

    iya betulll tuh, menstruasi dianggapmonopoli perempuan dewasa…padahalitu jugamiliki anak-anak perempuanjuga…milik si bapak, karena dia akan punya anak perempuan, milik kakak laki-laki juga karena siapa tahu dia punya adik perempuan. MILIK SIAPA AJA DEHHH

  3. gama

    menstruasi oleh sebagian orang kadang dianggap sebagai resiko jadi perempuan. “salah siapa jadi perempuan” begitu yang biasa gama dengar.

    anyway, menstruasi itu harusnya membuat perempuan bangga, karena itu menandakan mereka punya sel telur yang baik, dan potensi besar untuk kelak menjadi ibu hingga menghasilkan anak2 bangsa yang sehat dan cerdas.

    harusnya laki-laki jadi iri, kenapa kesempatan mengalami bahtera fisik dan batin yang begitu luar biasa cuma dianugerahkan pada perempuan…. hmmm, …. minat?!

  4. bukan tabu sih, tapi malu.
    kenapa malu?
    mungkin karena bagi sebagian orang terasa menjijikkan.
    basah, bechek, gerah, berdarah, bau amis…
    tuh, masih mau ngomonginnya?
    😆

  5. ijobgt

    emang sii suka kaya gitu kan,,
    indonesia ni kan dikit2 tabu.
    ngmg ttg sex dikit, mens dikit, uda pada berkerut dahinya.
    menstruasi tu kan proses dimana sel telur cewe yg uda mateng ga dibuahi ama sperma dibuang keluar melalui tuba falopii yang akhirnya meluruhkan endometrium di rahim lalu keluar berupa darah lewat vagina,,
    iya ya, apa karena berhubungan ama vagina jadi tabu? ck….
    menstruasi emang banyak dipandang jijik, tp tu merupakan salah satu pengorbanan cewe lhooo.
    jadi, hargai yaaah.. 🙂
    kalo ga dapet tu gawat juga rekkkkk! bingung tauk..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s