…24 dan 25 April Ceria di Kota Payakumbuh…

Standar


Galamai………I am coming…….

Senang tak terkira begitu mendapatkan tawaran dari PEMDA Kota Payakumbuh untuk menjadi fasilitator dalam kegiatan di sana. Bukan hanya senang karena sebentar lagi akan menapakkan kaki ke kota yang sudah lama tak saya kunjungi ini, tetapi yang paling penting adalah, bertemu dengan kelompok anak-anak kreatif dan peduli dari kota yang terkenal dengan makanan galamai ini.

Ya…bertemu dengan anak-anak kreatif dan peduli memang memberikan pengalaman yang selalu berkesan bagi saya. Entah kenapa, setiap kali berdiskusi dengan kelompok anak-anak, membuat saya selalu merasa di telanjangi, karen selalu saja saya mendapatkan komentar, statement, celetukan yang kadang-kadang membuat kita orang dewasa merasa belum sepenuhnya mampu memberikan perlindungan kepada mereka (anak-anak). Oleh karena itu, saya melakukan persiapan jauh-jauh hari nenyambut tanggal 24 dan 25 April 2007 ini. PENASARAN……….

Pagi itu saya menuju terminal travel yang akan membawa saya ke Payakumbuh. Sesampai di sana hari menunjukan pukul 08.00 WIB. Sialan…saya dag dig dug, ternyata tuh travel belum ada isinya. Saya pikir ni travel bakalan nunggu penumpang sampai penuh dulu. Tapi karena nggak ada pilihan lain, akhirnya saya terpaksa menhenyakkan pantat di bangku nomor 4. Nungguuuuuuuuuuuuu

Alhamdulilah, seolah-olah hari itu memang milik saya, tak samapi 30 menit, semua bangku sudah terisi penuh dan kami semua berangkat menuju payakumbuh.

Perjalanan ke Payakumbuh memakan waktu hampir 3 jam. Waktu yang cukup lama. Selama perjalanan saya hanya bisa menebak-nebak, seperti apakah teman-teman muda di Kota Payakumbuh, bagaimana cara yang harus saya lakukan untuk memfasilitasi mereka, apakah saya masih mampu? Beribu tanda tanya hadir di kepala saya, dan akhirnya saya terlelap dalam perjalanan. Zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzztttttttttttttttttttttttttt

Lanjutkan membaca

Iklan