…komitmen pada secarik kertas contekan eka (sang bocah ajaib)…

Standar

Andhika Nugraha atau lebih akrab di panggil Eka. Anak kecil, imut ini baru kelas V di salah satu SD swasta di Kota Payakumbuh. Perawakan yang kecil, penuh senyum, lucu dan supel. Singkat kata, setiap yang melihat dan mengenalnya langsung senang, karena dirinya menghadirkan keceriaan khas anak-anak.

Inilah yang terjadi dalam kegiatan Forum Anak Sumatera Barat 2008, di Padang 29-30 April 2008, bertempat di Balai Diklat Bhakti Bunda.

Mengenal Eka tentu saja membuat saya penasaran. Dalam dirinya tercermin sebuh pola asuh yang demokratis dan bijaksana yang dikembangkan oleh orang tuanya di rumah. Tentu saja perkiraan saya tidak meleset, karena beruntung, malam itu saya bisa langsung ketemu dengan sang papa nya tercinta. Kami ngobrol panjang tentang banyak hal dan kami langsung klop karena memiliki latar belakang kulaih yang hampir sama. Si Bapak adalah seorang dokter hewan dan saya adalah seorang peternak (mau nya siy….). Jadilah kami malam itu ngegosipin hal-hal yang tak jauh dari kambing, unggas, kerbau, sapi hingga flu burung. Yang jelas..bapaknya Eka orangnya enak di ajak diskusi.

Eka si pencuri hati ini tentu saja di sambut hangat oleh hampir seluruh peserta forum anak. Mulai dari yang besar hingga teman seusia dia, langsung klop dengan tawa dan candanya.

Inilah yang mau saya ceritakan, selain ‘happy’, ternyata Eka anak yang pintar, cepat nangkap apa yang di omongin, rajin bertanya, pilihan kosa katanya bagus kalau ngomong, dan memiliki daya analisis tajam, sedikit keras kepala juga alias ngotot (menurut versi bapaknya siy, mungkin karena berzodiak leo).

Singkat cerita, ketika forum mau memilih representatif anak-anak Sumatera Barat yang di tugaskan menyuarakan aspirasi mengenai hak-hak anak, sudah dapat di prediksi bahwa Eka bakalan mendapatkan dukungan. Dan hal itu terbukti, melalui sebuah proses voting tertutup, dari 43 orang peserta, sebanyak 41 orang memberikan dukungan kepadanya.

Yang menarik adalah, tulisan dia di sebuah kertas yang berhasil saya selamatkan (walaupun dalam keadaan lecek), mengenai apa visi dan misi sebagai calon representatif anak Sumbar dalam promosikan hak anak. Inilah hasil yang luar biasa ini :

VISI : INGIN ANAK INDONESIA SEJAHTERA DAN EKSPLOITATIF, DISKRIMINATIF, KEKERASAN RUMAH TANGGA, YANG BERPENGARUH LAGI ANAK BAIK MENTAL MAUPUN FISIK, DLL. DIHAPUSKAN DI INDONESIA TERUTAMA DI SUMBAR DAN PYK. (DALAM PRESENTASINYA, MAKSUD YANG SAYA TANGKAP ADALAH BAHWA DIA MENGINGINKAN ANAK-ANAK DI INDONESIA TERBEBAS DARI KEKERASAN, DISKRIMINASI, EKSPLOTASI, DLL)

MISI : 1. MERENCANAKAN MEMBUAT FORUM ANAK KECAMATAN, KARENA JARANG KITA MENDENGAR ANAK MENGADU KE TP2P2A (DALAM PRESENTASI EKA MENJELASKAN BAHWA DIA BERKEINGINAN UNTUK MENDORONG BERDIRINYA FORUM ANAK HINGGA TINGKAT KECAMATAN DAN MENDORONG ANAK-ANAK UNTUK MELAPORKAN TINDAKAN KEKERASAN KE P2TP2A SEBUAH PUSAT PELAYANAN TERPADU UNTUK KORBAN TINDAK KEKERASAN).

2. MENCARI SUMBER PENGETAHUAN SEPUTAR KESEJAHTERAAN DAN KEADAAN ANAK.

3. MEMBUKA PENDAFTARAN ACARA/ORGANISASI KEAGAMAAN AGAR SPIRITUAL ANAK TIDAK TERPENGARUH OLEH ERA GLOBALISASI.

4. BERMUSYAWARAH DENGAN PENGURUS ‘FORUM ANAK SE-SUMBAR”UNTUK MEMBICARAKAN PENGUMPULAN DANA YANG BERGUNA DANA YANG BERGUNA KESEJAHTERAAN ANAK DAN MELAKUKAN SOSIALISASI YANG DILAKUKAN DI POSYANDU. (KALO YANG INI SAYA KURANG NAnGKAP MAKSUDNYA PAS PRESENTASI)

5. MAAF, MISI INI MEMANG AGAK KASAR, BAHKAN DAPAT DI BILANG JUGA MELANGGAR HAK ANAK ! MENANGKAP ANAK-ANAK JALANAN/PUNK DANANAK YANG DI EKSPLOITASI UNTUK DIKUMPULKAN. SETELAH DI KUMPULKAN, MEREKA AKAN DIBERIKAN SOSIALISASI TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN. (DALAM PRESENTASINYA, SSAYA MENANGKAP ADA PESAN BAHWA SELURUH PIHAK MARI MEMBERIKAN PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN ANAK KEPADA ANAK JALANAN/PUNK, DLL).

VISI DAN MISI INI MERUPAKAN AMANAH YANG BERAT BAGI EKA. INSYAALAH JIKA EKA DIPILIH UNTUK MENJADI DUTA ANAK SUMBAR TAHUN 2008, EKA TIDAK AKAN BER MAIN-MAIN, SEBAB EKA MEMPERJUANGKAN HAK ANAK. EKA AKAN MELAKSANAKAN VISI DAN MISI INI SEBAGAI TANGGUNG JAWAB.

Inilah contekan dan coretan sang anak ajaib ini. Bermakna dan khas anak-anak. Contekan itu masiy saya simpan. Sebuah pembelajaran tentang komitmen dari seorang bocah telah dihadirkan oleh Eka.

Tetap semangat dan terus berjuang Eka….

Iklan

5 thoughts on “…komitmen pada secarik kertas contekan eka (sang bocah ajaib)…

  1. anakkritis

    hahaha.. Yupz.. saya kadang jadi minder liat anak-anak kayak gtuw.. anak sekecil dia aja ngerti.. kenapa orang dwasa nggak?? anak seperti dia aja punya semangat yang besar.. Kenapa kita nggak?/ haha.. nggak mau kalah ama eka dalam mewujudukan sumbar yang layak bagi anak@@

  2. imoe

    trima kasih pak suhadi, saya hanya berusaha memahami bahasa mereka dari sudut pandang orang dewasa, saya perlu belajar banyak dari bapak niy…soal yang beginian…

  3. gama

    keren, kalau anak -anak sudah ngomong hak mereka, sehingga mereka ngga cenderung ‘diobjekin’ orang dewasa, yang terkadang memposisikan membuat mreka seolah jg manusia yg ngga berfikir cerdas dan punya hak layaknya’100%’ manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s