…sarasah tanggo 50 kota atau sarasah mesum ya ?…

Standar

Dua hari yang lalu, saya diminta oleh Pemda Propinsi Sumbar untuk jadi moderator dalam kegiatan Rapat Kerja Kepemudaaan Sumatera Barat, bertempat di Hotel Grand Malindo Bukittinggi.  Saya kebagian memoderatori narasumber dari Universitas Negeri Padang.  Singkat cerita, presentasi berjalan lancar.  Lucunya ternyata setelah ngobrol ngalor ngidul setelah sesi berkahir, ternyata narasumber adalah mama teman saya…wah…senangnya…

Karena sesi saya berakhir dan hari masih panjang, tiba-tiba ide gila hadir di kepala saya.  Saya ajak Bayu, teman saya yang mengantar saya ke Bukittinggi untuk main-main ke payakumbuh

“Ke payakumbuh yuk…” kata saya

“OK, mantap…” Bayu langsung OK tanpa pikir panjang.

Jadilah kami ke Payakumbuh siang itu.  TIdak ada agenda kami yang pasti di Payakumbuh, keculai hanya main.  Saya lalu meng SMS teman-teman kecil Forum Anak Payakumbuh untuk kumpul dan berdiskusi dikit, mumpung masih di payakumbuh kan…

Tidak banyak yang bisa datang, hanya dua orang dan kami diskusi soal pembuatan website.  Sorenya kami main gokart di GOR M Yamin Payakumbuh, lalu saya SMS teman saya Khalid yang kebetulan tinggal di Payakumbuh setelah menikah.  Ternyata Khalid lagi di lapanganb, ada kerjaaan.  Karena ngak tahu mau kemana, saya kemudian main basket bersama anak-anak di lapangan GOR M YAmin Payakumbuh itu.  Wah…karena udah tua dan tanpa pemanasan terlebih dahulu, maka seluruh tubuh saya terasa sakit….tapi nggak apalah saya menikamtinya, setelah sekian lama ngak main basket lagi.

Pukul 17.00 WIB, Khalid nyamperin kami ke GOR M Yamin.  Dia minta maaf ngak bisa ngajak kerumah, karena istrinya lagi sakit (karena baru hamil).  Setelah ngobrol ngalor ngidul, akhirnya sore datang, saya pamitan sebentar sama Kahlaid untuk main bilyard, ternyata kami menemukan bilyard center di Payakumbuh.

Malam harinya, Khlaid mengajak kami makan malam di Payakumbuh..  Kami di traktir.  Setelahjmakan malam saya mencari rumah salah seorang teman di sekitar Payakumbuh.  Kami menemukannya dan bertamu.  Malam harinya kami menginap di Hotel Bundo Kanduang.  Kami terlelap dengan nyenyak.

Pagi ketika bangun HP saya berdering, ternyata yang menlepon adalah Bu Neng, salah seorang staf pemda Kab. 50 Kota.  Beliau menanyakan tentang beberapa hal.  Ketika saya sampaikan bahwa saya sedang berada di Payakumbuh, Bu neng senang dan berjanji sebentar lagi akan menemui saya di Hotel.  Ketika menunggu BU neng, saya kemudian meng SMS mamam IIL (salah seorang Duta Anak Sumbar asal 50 Kota) untuk sekalin bertemu di hotel, karena urusan Bu Neng ada kaitannya dengan mamam Iil.  Akhirnya kita bertemu dan diskusi.  Selesai.

Siang sebelum makan siang, saya menuju ATM Mandiri untuk ngambil uang, karena kami akan melakukan perjalan ke Lembah Harau.  DI ATM saya ketemu dengan BU Yenti, pembina Forum Anak Payakumbuh.  Dia lagi kesal karena rumah yang baru di bangunnya ternyata tidak di selesaikan dengan baik oleh tukang, gara-gara pipa kamar mandinya bocor dan terpaksa di bongkar.

Setelah itu kami berangkat ke Harau, di harau kami beristirahat untuk melepaskan lelah, menikmati indahnya lembah tersebut.  Kami menyaksikan banyak anak-anak sekolah yang berdarmawisata ke sana untuk mengisi liburan.  Kami sempat hampir tertidur di lembah harau itu, tapi akhirnya saya mengingatkan Bayu.

“Yuk Bayu, kita pulang, bentar lagi sore, kita kan akan ke Padang”.

“OK bang…”.

Kami kemudian melanjutkan perjalanan pulang.  Di tengah jalan sebelum pulang, kami belokkan motor ke arah sebuah petunjuk yang berbunyi SARASAH TANGGO, karena penasaran dengan objek wisata yang relatif baru itu, kami menuju ke sana.  Karena belum di garap, maka jalan menuju sarasah tersebut sangat jelek, jalan tanah yang lunak, jelas sekali belum di garap.

Akhirnya 30 menit kemudian kami melihat dari kejauhan sebuah air terjun dengan ketingian sekitar 50 meter.  Kami menuju kesana.  Belum sampai di tempat air trejun itu, dari jauh kami menyaksikan sepasang sejoli sedang berpelukan mesra.  Dari belakang si laki-laki memeluk pacarnya dan menciumi serta menggerayangi pacarnya tersebut.

Karena kesal dan tidak nyaman dengan atraksi murahan mereka, saya kemudia bergegas menuju ketempat mereka dan kemudia kami duduk-duku persis di sebelah mereka.  Akhirnya mereka risih dan melepaskan pelukan.  Saya amati dan dari wajahnya terlihat bahwa mereka masih muda (paling SMA).

20 menit menikmati air terjun, kami pulang.  Ditengah jalan si Bayu berceletuk…

“Apa-apaan ini, ini bukan sarasah tanggo namanya, tapi sarahas mesum, atau sarasah ngesek, atau sarasah ngen**t (maaf), sialan…kata si Bayu…

Saya hanya bisa tertawa dan kami melanjutkan perjalan pulang.

APAKAH INI YANG NAMANYA VISIST INDONESIA YEAR 2008 ?

Naudzubillah minzalik….

Iklan

10 thoughts on “…sarasah tanggo 50 kota atau sarasah mesum ya ?…

  1. seperti komen bg im tempat catra,, mesum atau tindakan mesum merupakan naluri manusia yang alamiah, cuma tinggal bagaimana mengelolanya secara proporsional, dan secara tingkatan umur, menikah dan pra nikah,,, benerkan guru>>>???:mrgreen:

  2. Untuk pak Zul, catra dan Pak Suhadi…

    Terus terang saya memang risih, padahal setiap orang pasti menginginkan kenyamanan ketika ke tempat wisata, dan itu terenggut oleh oknum yang tidak mampu mengelola hasratnya… Nah, jadi mood saya langsung hilang dehhhh ketika melihat itu….

  3. arifrahmanlubis

    salam kenal.

    ditangkap saja itu orang yg mesum di tempat umum 🙂

    kalau di kampung saya, dulu tapi, yang mesum-mesum dapat sanksi dari warga. ada norma yang menjaga.

    kalau sekarang…..

  4. bagdies

    mantap gan ceritanya. dikampung aku sekarang juga banyak yang seperti itu. bahkan yang paling gila neh, mereka udah berani pelukan dan sosor sana sini dipinggir jalan. dipinggir jalan ajah kaya gitu apalagi ditempat wisata. beuh…. udah pasti kan lebih parahlagi. ntar maen yah ketempat aku, aku pasti tunjukin tuh kelakuan anak muda sekarang, salam hangat selalu. Say No to Free Seks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s