“pejuang anak sumatera barat’

Standar

Kongres Anak VII 2008 dalam rangka HAri Anak BNasional 2008 telah usai. Hajatan nasional yang di gelar sekali dalam setahun ini mempertemukan para pejuang anak (duta anak) dari seluruh propinsi di Indonesia. Beruntung sekali, saya mendapat kesempatan mendampingi para duta anak Propinsi Sumbar.

Kongres Anak Indonesia telah memberikan banyak pengalaman sekaligus ajang pembelajaran. Tidak hanya mengajarkan kepada kita bahwa anak-anak ternyata mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kehidupan bangsa ini, akan tetapi mereka telah mengajarkan kepada kita bagaimana ‘berdemokrasi’ yang bijak, santun dan penuh penghormatan.

Kongres Anak Indonesia yang di fasilitasi oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia ini telah memberikan ruang, waktu dan kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk menyampaikan pandangan, gagasan atau ide yang berkaitan dengan pemenuhan dan perlindungan Hak Anak di Indonesia.

Inilah sekelumit catatan ‘kebanggaan’ saya terhadap sepuluh orang anak Duta Anak Sumatera Barat. Catatan ini sebagai ucapan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya terhadap kerja keras, komitmen, kepedulian dan kerjasama mereka dalam mendukung terpenuhi dan terlindunginya hak-hak anak di Indonesia, khusunya Sumatera Barat.

Kenangan kecil yang tercatat dalam benak saya ini tak akan pernah hilang di telan zaman….berikut ini :

1. Wanda Leksmana. Asal Kota Padang. Kelas III SMPN 12 Padang. Saya sudah lama mengenal anak yang satu ini. Cerdas, pantang menyerah dan mau belajar dari siapa saja. Salut buat Wanda, karena anak yang satu ini tipikal ‘mengutamakan kepentingan’ bersama dari pada kepentingan pribadi. Hal ini terlihat dari kebesaran jiwanya untuk tidak mencalonkan diri menjadi calon Duta Anak Nasional dalam Kongres, karena dia melihat bahwa temannya lebih pantas untuk hal itu (walaupun sebenarnya dia juga sangat pantas menyandang tanggung jawab itu). Saya sangat tersentuh sekali dengan ucapannya ‘gak papa bang, yang penting ada yang lebih pantas’….MUNGKINKAH INI PATUT DI CONTOH OLEH ANGGOTA DEWAN KITA YANG TERHORMAT ? Anak ini juga beranai, dialah yang maju ke hadapan pramugari LION AIR menyampaikan keinginan teman-teman untuk melihat kerja pilot di kokpit pesawat…dan kahirnya malah, sebagian besar penumpang penerbangan menuju Jakarta waktu itu, ikutan berfoto bersama crew……SALUTTTTTTTTT. Selain itu, anak yang satu ini pintar sekali mengatur strategi, tidak terburu-buru, melakukan pemetaan situasi, menganalisis dan memprediksi. Hebatnya…prediksi dan analisisnya tepat 100 %.

2. Junior. Asal Kab. Agam. Kelas 1 SMA. Anak yang satu ini tipikal ‘gaul’. Disenangi oleh seluruh peserta Kongres, karena supel, rajin membantu dan jago ngoceh juga…tetapi tidak sabaran dan cenderung terburu-buru. Jadilah tipikal Junior yang agresif ini di imbangi oleh gaya dan kesabaran Wanda. Tapi satu hal yang patut di acungi jempol dari JUnior adalah, kepekaannya terhadap teman. Tak pernah terlewatkan olehnya kesulitan tim. Selalu berkata ‘ada kesulitan, ada yang bisa di bantu…” WAH HEBATTTTT.

3. Ahmad Syukri. Asal Kota Padang Panjang. Kelas III SMA. Anak yang satu ini penuh aura pemimpin. Bicara satu-satu tetapi pas. Memimpin teman-teman, mengorganisisr dan mahir mempengaruhi jalan pikiran orang lain. Negosiator yang baik. Walalupun penuh aura pemimpin, tetapi satu hal yang sangat baik dalam dirinya adalah MAU MENDENGARKAN saran dan petunjuk orang lain. Dengan auranya yang luar biasa itu, terpilihlah dia menjadi DUTA ANAK NASIONAL PERLINDUNGAN KHUSUS sekaligus PEMBACA REKOMENDASI KONGRES di HADAPAN PRESIDEN SBY. Hebatttttttttttt loe……….

4. Andhika Nugraha. Asal Kota Payakumbuh. Kelas VII SD. Anak ini pernah saya ceritakan di blog saya terdahulu. Kecil-kecil tapi cerdas luar biasa. Kenangan yang tak terlupakan adalah, pada saat Plannery Sesion dengan narasumber dari WWF dengan tema Global Warming, sang narasumber bertanya “kenapa ada efek rumah kaca?’. Dari sekitar 500 orang peserta, dialah satu-satunya yang mampu menjawab. Sambil berdiri diatas tempat duduk (biar kelihatan), eka mengacungkan tangan dan menjawab lancar perihal efek rumah kaca. Di luar dugaan, jawabannya tepat 100 %. Semua hadirin terkagum-kagum dengan kecerdasannya…Anak lucu ini, di senangi oleh peserta kongres, karena lucu, berani dan ceplas ceplos. Tidak hanya peserta kongres, tetapi juga para pendamping. Dari kongres dia mendapatkan BUNDA, NENEK, TANTE, OM dari propinsi lain. Dengan keberaniannya, dia berhasil nyelinap di sela-sela paspampres dan mencegat presiden SBY pada waktu puncak peringatan Hari Anak Nasional di Taman Mini Indonesia Indah. Jadilah dia mendapatkan elusan di pipi oleh SBY dan Bu ANi Yudoyono. heheheheheh.

5. Rizka Amelia. Asal Kota Payakumbuh. Baru Tamat SMA. Perempuan yang satu ini patut diacungi jempol karena ketegasannya. Dialah satu-satunya peserta kongres yang menghentikan perdebatan dalam sidang Kongres Anak. Dimana pada waktu itu pemimpin sidang melakukan kesalahan fatal yaitu membuka debat setelah keputusan diambil. Dengan berani dia maju dan bicara “maaf pimpinan sidang, kalau palu sudah di ketok, tidak ada debat lagi. Suka atau tidak keputusan sudah diambil, kalau tidak begitu, maka tidak akan selesai-selesai’. Semua peserta berteriak-teriak mendukung Rizka. Sang pimpinan sidang menahan malu….hehehehehe.

6. Annisa Anindya. Asal Kota Sawahlunto. Baru Tamat SMA. Tipikal pengayom. Anak yang satu inilah yang menjadi penyejuk diantara padat dan ketatnya kegiatan. Dengan keceriannnya, mengayomi. Tim tetap semangat dan tidak patah semangat. PIkiran-pikiran nya cerdas. Strateginya jitu dan sangat mendorong semangat teman-teman yang lain. Amazing….jika bersamanya…semua jadi ademmmmmmmmmmm.

7. Regina. Asal Kab. Tanah Datar. Kelas I SMA. YAng satu ini adalah seniman. PIntar menyanyi dan menari. Jadilah dia maskot keceriann tim. Dia yang menjadi ujung tombak penampilan seni delegasi Sumbar dalam Kongres Anak. Dia juga pejuang seni anak-anak di Kab. Tanah Datar. Tanpa dia, tim kita dari Sumbar terasa hambar….

8. Diyanatulhusna. Asal Kab. Sijunjung. Kelas I SMA. Anak yang satu ini pemikir ulung. Dari kepalanya keluar ide-ide cemerlang. Dari pengalamannya jugalah kami mendapatkan informasi bahwa masih banyak anak-anak yang harus diperjuangkan di Sijunjung, karena bekerja di sektor tambang emas informal. Memilih menambang dibanding sekolah. Pekerja keras dan KETUA FORUM ANAK KAB. Sijunjung…..

9. Zidny Ilmiah. Asal Kab. 50 Kota. Kelas II SMP. Dialah anak yang ceria. Suka becanda dan enjoy….tetapi cerdas. Pintar sekali berkata-kata, karena anak yang satu ini penceramah cilik dari Kab. 50 Kota. Kebanggaan kab. 50 Kota. Dibalik ke enjoy annya itu tersimpan mutiara kata-kata yang tak ternilai harganya. Setiap apa yang diucapkannya mengalir indah….

10. MImi Fadwa Kurniati. Asal Kota Padang Panjang. Kelas III SMA. Penyejuk diantara kami. Di tengah-tengah kegiatan yang padat, dialah yang selalu mengingatkan untuk SHALAT. Kalo mimi udah mengingatkan sholat. Apapun tidak akan mampu menghadangnya, semua kegiatan di hentikan dan ibadah dilakukan.

TERAKHIR…..

Sang Pemimpin Muda Indonesia 2008

11. M Iman Usman. Asal Kota Padang. Kelas III SMA. Anak yang satu ini keras kepala, bersemangat, pantang menyerah, cerdas. Tak bisa di lukiskan dengan kata-kata. Salut buat dia………, ngaaaaak usah di tuliskan, karena sudah banyak yang menuliskan tentang dia……

Terimakasih sobat-sobat muda. Nasib dan kehidupan anak berada di tangan kalian semua. Sekali lagi terima kasih atas kerjasama yang sudah dan akan kita laksanakan kedepan. Saya tidak ada apa-apanya dibanding usaha keras kalian semua.

HEBATTTTTTTTTTTTTTTTTTTT AMAZINGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG

Iklan

6 thoughts on ““pejuang anak sumatera barat’

  1. wah saya juga mo berterima kasih..

    bang IMOE juga terlalu banyak berjasa bwat kita,.. dan anak-anak di sumbar

    hjehe.. iya yah.. emnag saia keras kepala

    hehhe

    10 DUTA memang pantas bwat jadi wakil teman-teman anak di sumbar

  2. bangga sekali membacanya bang, delegasi sumbar kali ini OK-ok… udah pernah catra posting, tapi ga se detail ini… bangga.
    jadi ingat delegasi2 yang dulu, :mrgreen:

  3. Sutan Rajo di Langik

    hehehehehehe

    jadi inget waktu jaman kita dulu. rame2, ketawa2, ikut kongres, jalan2, dsbg….
    ada mama juga… hohohohohohoho

    pa kabar ya yang lain??
    yang ketahuan kabarnya cuma catra (ya iyalah, anak mesin juga, hehehehe) dan irvan….

    jadi pengen pulang ke padang nih..

    jadi inget kata2 pengkader dulu
    “Generasi yang sukses adalah generasi yang bisa menghasilkan generasi yang lebih baik dari generasinya”

    Can we???

  4. Kehidupan anak Indonesia khusus nya SUMATRA BARAT sangat rawan bagi remaja2 yg baru baligh terhadap situs2 internetan & pergaulan bebas. Karena itu,hanafi sndiri sbg DUTA ANAK SUMBAR 2009 merasa kagum,bangga,& sgt berterima kasih kpd KETUA LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK(LPA) “bang Im” & LPPKB terhadap pelaksanaan keg.FORUM&KONGRES yg secara perlahan dapat membangkitkan semangat anak2 Indonesia & khusus nya SUMATRA BARAT dari keterpurukan ilmu pengetahuan n pergaulan bebas.
    Hnafi sndiri telah merasakan bagaimana keg.FORUM ini sangat asyik & menimbulkan imajinasi terhadap ide2 yg luar biasa utk kemajuan masa depan. . .

    BAGI HANAFI,,
    IS THE BEST LAH BUAT BANG IMOE…..?

  5. febri

    wah syukri mantap……memang benar2 calon pemimpin masa depan nih…semangat terus pantang mundur yea…..tunjukkan aksimu dimasa mendatang….
    indonesia menantikan kehadiranmu dalam cahaya yang gemilang
    ahmad syukri..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s