‘4,5 dan 6 agustus 2008 (obat flu)’

Standar

Tanggal 5-6 agustus 2008, adalah hari yang sangat berat bagi saya. Bukan karena banyak yang harus di kerjakan, tetapi karena pekerjaan yang banyak itu tidak di dukung oleh kondisi tubuh saya yang kurang fit.

Awalnya, tanggal 4 Agustus 2008. Saya bersama Ady (Ketua Forum Anak Sumbar) melakukan perjalanan ke Kabupaten Tanah Datar. Kami di minta untuk memfasilitasi Lokakrya Kepemimpinan Hak Anak di Gedung Indo Jalito Kab. Tanah Datar.

Saya adalah tipikal orang yang tidak bisa tidur semalaman, jika ingin melakukan perjalanan ke luar kota. Ndak tahu kenapa, sepertinya saya punya gangguan psikologis. Jadilah malam ssebelum 4 Agustus 2008, saya tidak bisa memicingkan mata.

Hanya bergolek kanan, kiri, kesana kemari. Pukul 06.00 WIB, dengan menumpang bus PO Yanti, saya dan Ady menuju Tanah Datar. Tak sampai 3 jam perjalanan, kami sampai di tempat acara. Melihat para peserta sudah banyak yang datang, adrenalin kami berdua terpacu, ingin memberikan fasilitasi yang baik. Tak berapa lama, acarapun dimulai. Tanpa henti-hentinya, kami kemudian ngoceh, wara-wiri bersama peserta, games, studi kasus, dll. Saya hampir lupa minum…dan inilah yang kemudian menjadi malapetaka.

Pukul 17.00 WIB. Kami kemudian berangkat pulang menuju Padang. Rencana semula ingin menggunakan travel, biar lebih nyaman. tetapi travel hanya ada pukul 18.00 WIB. Tanpa membuang waktu, kami lalu mencari Ojek untuk mengejar bus jurusan Padang yang telah berlalu di hadapan kami. Tak berapa lama, kami akhirnya bisa menemukan bus tersebut. Jadilah kami menuju Padang dengan menggunakan BUS DIRGANTARA. Selama perjalanan ke Padang, saya mulai merasakan tidak enak badan. Tenggorokan gatal dan kemudian bersin-bersin. Vonis saya FLU.

Pukul 20.00 WIB, kami sampai di Padang. Kami kemudian makan malam di Minang Plaza. Karena lapar dan haus, tanpa sadar ‘Coca Cola Es’ saya pecundangi sampai tandas. Nah, pastilah kemudian flu menjadi-jadi….hidung mulai meler dan kepala terasa berat.

Selesai makan, saya kemudian pulang. Niatnya, sampai di rumah tidur…..ehhhh tak tahunya di rumah lagi banyak tamu…(capek dehhh). Jadilah malam itu saya tidur pukul 10.00 WIB. Saya sangat berharap agar keesokan harinya bisa fit, karena sudah mempersiapakn diri untuk mengikuti KUNJUNGAN SOSIAL KE ANAK-ANAK DALAM RAWATAN KESEHATAN DI BANGSAL ANAK-ANAK RUMAH SAKIT M JAMIL PADANG dan PANTI ANAK CACAT TUNA GRAHITA KALUMBUK. Kegiatan yang telah di rancang oleh anak-anak Forum Anak Sumbar ini telah saya catat dalam buku, agar tidak terlewatkan.  Kegiatan kunjungan sosial ini adalah ide segar yang kemudian meluncur dari anak-anak Forum anak Sumbar ketika pulang dari Kongres Anak Indonesia 2008 di Bogor beberapa waktu yang lalu. Waktu itu kami semua lagi kesal di ruang tunggu bandara, karena penerbangan ke Padang Delay 1 Jam. Salah seorang celetuk…

“Eh…gimana kalo besok, seblum peringatan Hari Anak Nasional Propinsi Sumbar, kita mengadakan kegiatan sosial kunjungan ke Panti Anak Cacat dan Anak-Anak Yang Sedang di Rawat di Rumah Rumah Sakit”

Ide itu kemudian di sambut hangat yang lain, termasuk saya.  Walalupun ide itu pernah terlontar dalam beberapa rapat sebelumnya.  Tetapi ngak persis.  Yang jelas harus ada kunjungan sosial.  Beruntunglah kemudian Dinas Sosial Propinsi Sumbar kemudian menjanjikan akan menyediakan paket bantuan yang akan di berikan waktu kunjungan sosial itu.

Baru akan mau tidur, tiba-tiba HP saya berbunyi. Ternyata dari Andti teman dari Kantor Gubernur…

“Da..besok bisa ndak bantuin Andri Jadi Moderator acara Rakor Usaha Kesehatan Sekolah Se-Sumbar. Sorry mendadak niy” Begitu Kata Andri.

“Pesertanya siapa Ndri, dan kemudian narasumber yang Uda moderatori siapa ?” Saya bertanya…

“Peserta Kabag Kesra dari Kabupaten Kota dan Narasumberdari Balai POM, Diknas dan Dinkes”. Begitu balasan Andri.

Waduh…lama juga saya mikir, karena esok sudah ada janji dengan anak-anak Forum anak Untuk BAkti Sosial. Saya kontak teman-teman Forum Anak Sumbar. Ady (sang ketua Forum) bilang…

“Ngak papa bang, kami bisa kok…kan masih ada teman-teman yang lain, kami anak-anak Ok kok, jangan cemas…”

Akhirnya saya menyanggupi memoderatori kegiatan rapat koordinasi daerah itu.

Saya bersiap-siap tidur. Tiba-tiba Wide SMS.

“Da Im, kasus yang kita tangani kemaren berakhir dengan damai. Keluarga korban dan pelaku sepakat damai dan mencabut pengaduan. Tapi keluarga korban minta uang 5 juta dan keluarga korban dah menyanggupi”.

“Hmmmm, ya udah, besok loe bantu ya ngurus kasus itu. Tapi tolong juga temani adik-adik Forum Untuk Bakti Sosial Besok ya…?’ Begitu pesan saya ke Wide.

Paginya 5 agustus 2008, saya kemudian menuju aula Bappeda untuk memenuhi janji memoderatori Rapat Koordinasi Saerah Tentang UKS. Singkat cerita, rakor berjalan dengan aman terkendali, hinggag pada suatu ketika, pukul 12.00 WIB, tiba-tiba listrik padam. Aula begitu gelap, sehingga gak keliatan satu batang hidung pun peserta. Tanpa dikomandoi peserta kemudian keluar dari ruangan dan kemudian rakor di perecpat selesainya dan di tutup lebih cepat di banding jadwal semula.

Saya kemudian bergegas meng SMS teman-teman forum anak dan mereka menginformasikan bahwa kegiatan kunjungan sosial telah selesai dilaksanakan. Ada Wanda, Dini, Fara, Fadel, Ines dan Afdal (perwakilan anggota Forum Anak Sumbar) yang ikut rombongan dan beberapa orang pejabat dari Dinas Sosial dan Biro Pemberdayaan Perempuan Sumbar. Saya kemudian bertemu dengan semua rombongan di aula kantor gubernur. Kami kemudian pamitan dengan para pejabat tadi dan kemudian rame-rame mengantar Ines ke sekolah, karena udah terlambat masuk. Beruntung Wakepsek SMPN 12 Padang, lagi baik dan mengijinkan Ines masuk (makslum sebelumnya ines pergi bakti sosial tidak minta ijin).

Setelah itu, bersama Fadel, Afdal, Dini dan Wanda kami pergi makan siang. Minumannya Teh Es…jadilah Flu Saya makin parah…menjadi-jadi. Setelah makan siang, kami bubar dan saya ketemu dengan Wide di Lantera MInangkabau (Sebuah Sekretariat untuk dukungan orang dengan HIV/AIDS). Saya masih sempat memberikan bingkisan bagi anak-anak yang orang tuanya terkena HIV/AIDS. Kami berfikir, anak-anak itu juga berhak mendapatkan bingkisan yang disediakan dalam rangka Hari Anak Nasional 2008 Tingkat Sumbar.

Sore hari, saya dan wide ke pasar raya mencari kain putih dan cat lukis. Benda-benda ini akan kami gunakan keesokan harinya untuk acara puncak peringatan HAri Anak Nasional 2008 tingkat Propinsi Sumbar. Sebelum pulang, saya semptkan ke Dokter, berobat dan berharap FLU saya bisa beres.

Keesokan harinya, 6 agustus 2008. Saya berangkat menuju Aula Kantor Gubernur Sumbar. Di tangan kanan saya ada jinjingan kantong plastik berisi kain putih spanduk dan cat lukis. Saya lihat sudah banyak peserta anak-anak yang hadir, diperkirakan hampir 700 orang. Mereka berteriak, berlarian kesana kemari. Tanpa menunggu lama, saya di bantu Wide dan Fara (yang telah hadir terlebih dahulu) membentangkan spanduk kosong dan kemudian cat lukis. Mulailah MC mempersilahkan semua peserta secara bergantian untuk melukis di atas kain itu. Banyak macam yang mereka ungkapakan dari corat coret itu. Tapi yang jelas semua mereka bersuka cita, karena bisa menyalurkan bakat coret-coret mereka hehehehe.

FLU SAYA MASIH SEPERTI KEMAREN, WALAU SUDAH MAKAN OBAT….

Acara demi acara berlansgung meriah. Ada sambutan, tari-tarian, mengaji, atraksi musik, konser musik anak Tk sampai kepada presentasi Pemimpin Muda Indonesia 2008 asal Sumbar. Tepat pukul 12.00 WIB dengan di tandai ‘berebut balon’ akhirnya kegiatan puncak Hari Anak Nasional 2008 tingkat Propinsi Sumbar selesai….

ANEHNYA DENGAN SELESAINYA PUNCAK PERINGATAN HAN 2008 TINGKAT SUMBAR, FLU SAYA PUN BERHENTI.

Aneh………..

Iklan

15 thoughts on “‘4,5 dan 6 agustus 2008 (obat flu)’

  1. Obat yang paling mujarab adalah pekerjaan yang berat dan melelahkan yang membuat keringat mengucur dengan deras….hehehe 🙂 (Itu menurut saya)

  2. andaikan saya sudah selesai bersekolah.. mungkin saya akan ikut membantu.. Maafkan saya tidak ikut bantu bantu pas kunjungan baksos yah..

    mungkin kalo libur, iman mau ntuw bantu2 forda kabupaten kota

    maaf yah nggak bantu2

  3. iya tuh, kayaknya imoe jadi sehat karena banyak doa dari orang-orang, terutama anak-anak yang gak berdosa.

    salut deh sama imoe, walaupun kesibukan segunung dan kesehatan jadi taruhan, gak pernah lupa untuk mengingat orang lain.

  4. Pak Imoe,..kapan2 klu ada acara Bakti sosial ajak2 saya ya,….dengan senang hati saya akan ikut 🙂 btw selamat atas hilangnya flu, semoga flu saya juga akan segera hilang juga 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s