“sukses spiritual…”

Standar

Kamis 18 September 2007, Pukul 20.00 WIB

Pertama SMS Wanda :

“Bang, undangan Wanda perbanyak dengan foto copy ya, tadi kan cuman 3 buah, sekarang jadi 7, Wanda lagi ngantarin undangan itu ke guru-guru niy”

Kedua SMS Wide :

“Eh loe harus ngundang Fara, Icha, dan yang lain, jangan lupa ya, bilang ama Wanda dan kawan-kawannya ya, gw udah kasih tau dia barusan”.

Ketiga SMS Melda :

‘Bang ni, Melda, mau ikut buka bareng di Panti Darul Maarif.  Melda gak ikut pembentukan panitia kemaren, tapi pengen banget ikut, bisa kan, please…”

Tiga SMS itu membuat saya gelisah.  Maklumlah, buka puasa di Panti Asuhan Darul Maarif tinggal 1 hari lagi.  Kuota undangan hanya 100 orang dan semuanya udah ada list nama.  Tapi, permintaan lewat SMS di atas, jelas ngak bisa saya tolak, karena semuanya emang orang-orang penting yang tidak boleh dilupakan.  Setelah dihitung, ternyata ada 10 orang lagi tambahan peserta buka bareng.

Saya pasrah dan balas SMS mereka.

“Ya udah, datang aja ya..aman tuh, gampang lah…”

Padahal saya ngak tahu sama sekali, gimana cara menutupi kebutuhan paket berbuka puasa untuk 10 orang.  Maklum aja, semua teman lagi bokek, jadi gak mungkin lagi minta saweran untuk nambah 10 orang.  Saya masih dag dig dug…. Saya gak mau ngasih tau ke Wanda dan kawan-kawan panitianya soal ini,  jangan sampai keinginan baik mereka terganjal oleh soal sepele….

Jumat, 19 September 2008

“Bang, udah jam 15.30 niy.  Kita kan janji ke panti untuk persiapan jam 16.00 WIB” Bayu mengingatkan saya.

Tanpa diingatkanpun, fikiran saya sudah terpecah belah sejak pukul 15.00 WIB.  Pasalnya kegiatan REGIONAL LEVEL TRAINING ON PROTECTING CHILDREN IN EMERGENCIES yang diselenggarakan oleh UNICEF di Padang, belum juga memunculkan tanda-tanda untuk ditutup.

Tak hayal, setelah di tutup, saya, Ady dan Bayu berhamburan menuju panti untuk menyiapkan segala sesuatu.  Dari jauh, Afdal SMS

‘Bang, kami udah ngumpul lho, bang kok belum muncul”

“Sabar Afdal, bang lagi nunggu bang Arfen niy, kalian lanjut aja ke panti ya, bergabung bersama teman-teman panti dan bergaul bersama meraka ya ?”

“OK bang, siap..kami menuju kesana sekarang..” Begitu bal;asan SMS Afdal.

Sialnya lagi, Arfen yang di tunggu kejebak macet.  Saya semakin tak nyaman, karena molor sudah 1 jam dari janji semula.  Akhirnya Arfen muncul dan menjelaskan bahwa dia terkena macet.

Kami sampai pukul 17.00 WIB dan sudah di tunggu oleh adik-adik dari Panti Darul Marif, Care Force, Forum Anak Sumbar dan OSIS SMP 12 Padang.  Tatapan mata mereka melihat kehadiran saya dan kawan-kawan membuat hati saya terasa ditusuk, karena molor hampir 1 jam.  MAAFKAN SAYA…..

Tanpa basa-basi, agenda buka bareng dimulai dengan diskusi bahaya Narkoba, bermain tebak-tebakan, serta saling berkenalan.  Diskusi berjalan cukup seru, adik-adik panti dengan adik-adik Forum Anak telah saling bersenda gurau, bergaul, dan bersahabat.  Senang sekjali melihat mereka tanpa sekat status (anak panti dan anak bukan panti).  Ternyata anak-anak mengajarkan kepada kami yang dewasa, betapa status tidak penting, yang penting adalah persahabatan dan mau menerima kondisi teman apa adanya.

Anak Panti Darul Maarif ada 40 orang.  Berasal dari Jambi dan Sumbar.  Sebagian besar usia SMP dan SD.  Senang sekali bertemu mereka dengan segala tingkah polah khas anak-anak.

Waktu berbukapun semakin dekat.  Saya panik lagi, manakala mobil catering kami belum datang.  Saya kemudian agak ngomel.  Saya disadarkan oleh salah seorang adik.

“Sabar bang, ini kan bulan puasa, masa puasa bang akan rusak karena gak sabar, padahal buka bentar lagi.”

Saya tersenyum dan mengucap “trima kasih ya..”

Bedug tiba dan kami tak sempat membagikan minuman Es Air Mata Pengantin kepada anak-anak.  Terpaksa anak-anak yang kemudian antri.  Tapi saya salut kepada adik-adik panitia, dalam keadaan terdesak, mereka bahu membahu bekerjasama melayani semua peserta buka puasa.  Tak sampai 10 menit, 100 orang bisa mereka layani…SALUT…

Kami kemudian shalat dan selesai shalat makan bersama.  Saya kemudian mengisengi seorang anak yang paling kecil di Panti itu.  Saya ambil ayam panggangnya, dia cemberut dan mau nangis.  Tapi begitu saya kasih lagi, dia tersenyum….anaknya sekitar 4/5 tahunan. Asal Jambi.

Sambil makan, saya dan pimpinan Panti bercerita banyak tentang kondisi panti dan kemudian saya membeberkan tentang rencana program Forum Anak untuk TRAINING MOTIVASI DIRI secara berkala di panti setelah lebaran.  Bapak menyambut baik dan siap membantu kami.

Akhirnya makan bersama selesai.  Sebelum ditutup, Ibu Siti pembina OSIS SMP 12 Padang tak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak atas kegiatan ini.  Beliau sangat senang dan takjub akan anak-anak OSIS SMP 12 yang telah membantu terealisasinya kegiatan ini, juga terima kasih kepada FOrum Anak dan Care Force Cemara PKBI.  Kami semua bahagia.  Lalu sebelum pulang kami berfoto bersama dan Semua saling bersalaman satu persatu.

Melihat mereka saling bersalaman saya tercenung dari jauh.  SAYA BAHAGIA…HARI INI BAHAGIA SEKALI….

Selesai berfoto, kami kemudian pamit pulang.  Saya, ADy, Rivo dan Icha tak bisa pulang sebelum semua adik-adik dijemput papa dan mama nya.  Akhirnya setelah 45 menit menungguin adik-adik, satu persatu papa dan mama mereka datang menjemput.  Kami salaing dadah dadah pamitan dan terakhir, Rivo mkengantar ICHA pulang ke belimbing.  Saya dan Ady ke warnet bikin postingan ini.

Buka bersama di Panti Darul Maarif sukses besar, walalupun ada insiden telat.  Tidak hanya sukses pelaksanaan tapi juga sukses spirituil.  Hal itu saya simpulkan dari beberapa komentar adik-adik ketika pulang.

“Bang, kapan-kapan kesini lagi ya..main-main aja”

“Kapan bang, kegiatan lanjutan ke sini lagi….”

“Bang, senang juga ya acaranya, tadi kami sempat main kejar-kejaran lho ama yang kecil-kecil”.

“Wah…ternyata mereka baik-baik ya…”

“Sedih ya…ngelihat mereka tadi menatap kita semua dari jauh waktu kita mau pamit…” ada yang berkaca-kaca, lalu kami ketawain rame-rame. Hehehehehe

Alhamdulilah Sukses. Thanks To :

1.  Seluruh Pegawai Dinas Sosial Prop. Sumbar yang telah memberikan sumbangan paket berbuka puasa.

2. Wanda Leksmana atas ide gilanya sebelum ramadahn yang semula saya bayangkan sulit, tapi selalu ada saja jalan.

3.  Randi dan Afdal, thanks atas usahanya untuk mengkoordinasi teman-teman dan mengantar undangan.  Saya kuatir dengan kalian, karena bawa motor tapi tak punya SIM, untung gak ditangkap polisi. hehehehe

4.  Uum, Vini, Dila, Mutia, Nia,  dan seluruh teman cewek, terima kasih telah mengatur konsumsi dengan cepat, secepat kilat.

5.  Lucgu, Pak ketua OSIS SMP 12 Padang yang bijaksana yang mengarahkan teman-temannya.

6.  Arif dan Vicky thanks atas ke gokilan kalian, sehingga kami semua tetap ketawa.

7.  Bayu, Rivo dan Ady thanks atas motornya untuk jemputan hehehehe dan poto-potonya.

8.  Arfen, Wide dan Lina thanks atas mobil dan pengaturan adik-adik.

9.  Fara dan Icha thanks atas bsenyuman kalian yang indah dan berkah bagi kami yang pusing.

10.  Iman thanks atas kunjungannya walalupun singkat.

11.  Seluruh adik-adik panti atas sambutannya yang luar biasa.

12. Ibu guru pembina OSIS yang dengan setia menunggui murid-muridnya.

13.  Seluruh Pengurus Panti atas sambutan terhadap kami.

MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN DAN SELAMAT IDUL FITRI.

Iklan

11 thoughts on ““sukses spiritual…”

  1. alhamdulillah ternyata apa yang dikuatirkan gak terjadi, malah acaranya sukses.
    kalau niat baik, yang sempit insya Allah dilapangkan ya, moe?

    btw, ibo wak ka paja nan digaduah tu, moe.
    santiang naka imoe ko, eh.
    (bahasa minang pake btw? hihihi!)

  2. To Pak Suhadi : Sukses berkat doa pak suhadi juga…say bekerja dengan anak-anak yang luar biasa tangguh pak hehehehe mereka yang hebat…

    To Catra : Iya tuh, ibu siti ngefans bgt ama catra hahahaha

    To Uni Marsmallow : Hehehehehe iseng se nyoh niy..tapi ternyata ayam panggang bagi dia adalah sesuatu yang luar biasa kali…hehehehehe

    To Hadoitz : Nah tuh bos….kurang lengkap tanpa kehadiran dirimuhehehehe

  3. yulia

    da im, wak modul wak bisa digunokan mah sebagai games dalam tarining self motivation. tunggu nanti pas dipadang kita copi yang modul nya

  4. Hj. siti Sumarlik

    wah ibu jadi ingt lo saat buka puasa di Darul Maarif tapi kok gak ada foto Ibu tolong besuk diundang lagi ya HHHHHEEEEEEEE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s