“…Syekh Seksi Bin Ajaib Dari Semarang…(jaman udah edan)”

Standar

Minggu malam saya menonton tayangan berita malam di sebuah stasiun televisi swasta. Mata saya yang semula sudah sangat mengantuk, tiba-tiba terbelalak lagi. Apa pasal, ternyata berita tentang perkawinan seorang yang katanya syekh (ukama).  Namanya Syekh Pujiono asal Semarang.  Kalo seorang ulama kawin siy saya ngak peduli.  Tapi jika dia kawin dengan seorang anak usia 12 tahun.  Pasti saya dan semua orang kaget.  Respon awal saya “edan…tak masuk diakal…gila…dll”.

Karena penasaran, esok paginya, saya tongkrongi lagi seluruh stasiun televisi untuk melengkapi informasi semalam. Dengan harapan bisa mengetahui alasan ‘kelakuan’ syekh ini. Beruntunglah tayangan ‘good morning’ di Trans TV membahas tuntas persolan ‘perkawinan’ syekh ini. Saya lihat Rieke Diah Pitaloka sang pembawa acara agak geram….(untung Rieke ngak ngamuk).  Profil Syekh ini kemudian di kuak.  Ternyata Pujiono adalah seorang saudagar kaya di Semarang, pengusaha kuningan, tukan koleksi mobil mewah. Paling tidak ada 5 mobil mewah dan satu motor gede yang ada di garasinya.  Tak tanggung-tanggung si Pujiono memajang brankas segede lemari di teras rumah, malah disertai tulisan “Gudang duit”.  Nah…belakangan Pujiono mendirikan pesantren di Semarang dan kemufdian menambahkan sebutan “syekh” di depan namanya.

Saya kaget luar biasa, karena salah satu statement syekh “saya bahkan akan mencari istri yang usianya 7-8 tahun. Saya sangat super serius’. Wah….ini syekh atau siapa ya…dalam hati saya mengira-ngira…’jangan-jangan jaman sudah mulai dekat kiamat’.

Persolan ini berbuntut panjang.  Komisi Perlindungan Anak Indonesia melayangkan panggilan untuk mengklarifikasi persoalan.  Polisi segera mengumpulkan bukti-bukti, karena di anggap “mas” Pujiono melanggar Undang_Undang Perkawinan.  Tapi ‘dia” membenarkan tindakan mengatasnamakan “agama”.  Ingin menyelamatkan nasib kehidupan anak, dll.  Makin aneh aja niy….

Parahnya, salah seorang pengusaha “ayam goreng” terkenal di Indonesia yang dinobatkan sebagai Ketua Masyarakat Poligami Indonesia (begitu kira-kira nama organisasi ajaib ini), mendatangi rumah syekh dan menyatakan dukungan terhadap kelakuan mas Pujiono.  Waduhhhhh bentar lagi dunia kiamatttt tolongggg

Lalu saya berfikir !!!

Cobalah kita merenung sebentar dan jawab pertanyaan ini “apakah anak usia 12 tahun, sudah memiliki pikiran untuk menikah ? apalagi dengan orang yang lebih tua 30 tahun darinya” saya yakin semua akan jawab “tidak”. Nah kalau begitu…peristiwa di Semarang ini menyiratkan kepada kita bahwa “ada unsur paksaan” apakah itu langsung atau secara sistematis (bujukan, rayuan, mempengaruhi) dari orang-orang sekitar anak, termasuk orang tua dan keluarga.

Nah, anak-anak yang dalam UU Perlindungan Anak adalah individu yang berusia dibawah 18 tahun termasuk yang ada dalam kandungan, harus mendapatkan perlindungan dari seluruh elemen masyarakat. Apalagi dari pemerintah sebagai pemangku kepentingan pemenuhan dan perlindungan hak anak. Oleh karena itu mari kita nyatakan penolakan terhadap kelakuan aneh syekh asal Semarang ini. Karena mengawini anak-anak adalah sebuah tindakan yang berarti perampasan terhadap hak anak.

Aneh…sunggguh aneh syekh yang satu ini. Apa bener siy…Pujiono itu seorang syekh ? Saya jadi ragu…..

Iklan

41 thoughts on ““…Syekh Seksi Bin Ajaib Dari Semarang…(jaman udah edan)”

  1. Elys Welt

    memang ndak ada gadis yang sudah cukup umur untuk dikawini ? kalau itu terjadi di sini sih sudah dianggap dia punya kelainan, maunya sama anak2 dibawah umur, susahnya di tanah air orang yg super kaya bisa berbuat apa saja, jarang yang berani menindak, atau katakanlah kalah sama uang, krn uang yg bicara dan susahnya lagi banyak orang menggunakan tameng agama untuk menutupi kebejatan dirinya sendiri ! *nggonduk aku denger berita ini*

  2. saya tidak paham apa yang ada diotak sang lelaki yang menamankan dirinya syekh itu, bahkan menghormati perempuan yang bernama anak anak saja dia tidak mengerti bagaiman seharunysa … ya ALLAH rasanya dunia sudah terlalu tua.

    *menitikan airmata*

  3. to elys welt : iya niy..saya juga gondok…..iya kali jangan-jangan ada kelainan ya…hayo tulis rame-rame dan tolak rame-rame….aspirasikan biar presiden heboh sekalin…dasar tuh orang…ngak tau diri…kok saya malah memaki-maki ya….Ayo buk…..surakan kegondok an mu….saya juga bete tuh, benci ngelihat yang begitu….

    to Rindu : iya rindu…saya heran kok berani-beraninya menmai diri syekh….syekh apaan tuh….SAYA MARAH BENER DENGER ITU….mari kita tolak…

  4. ricnes

    emg pak mu…
    kykna kiamat semakin dekat…
    nyatanya dunia semakin edan…
    hal yang dulu sangat tabu sekarang sudah dibolehkan saja oleh masyarakat…
    atas nama macam2lah….
    semoga kita tdk tergolng orang2 edan…
    Amin Ya Allah….

  5. keanehan perilaku perkawinan yang dilakukan syeikh puji sempat jadi perbincangan saya dan tetangga saat ronda malam, haks. sungguh, ndak masuk akal. kalau mau pakai deikit logika sih sebenarnya kan banyak tuh cewek2 cantil berumur yang bisa dikawini. eh, lha kok malah mo nyari yang bau kencur, ingusan lagi. aneh, tapi faktanya, begitu, kan, mas imoe?

  6. sepertinya si “syekh” gadungan itu mau cari sensasi saja, mengatasnamakan agama pula.
    kalau hanya berbasis hukum agama, memang bila sudah baligh tak masalah dinikahi.
    mungkin dia ingin mengikuti rasul yang mempersunting aisyah saat usia muda. tapi dia lupa menilik esensi sejatinya, bahwa aisyah hanya “dinikahi” dan tidak “dikawini” hingga baligh, dan rasul sebenarnya mempersiapkan aisyah yang cerdas untuk keperluan syiar.
    lagipula zaman dulu kan belum ada undang-udang negara seperti sekarang.

    ya, zaman memang sudah edan sepertinya. (zamannya atau orang-orangnya?)

  7. syeikh gila, biarpun seorang syeikh tapi kalau udah kelewatan layak dianggap gila, edan, parno, bandot, cabul, dan tak pantas dijadikan panutan…kurang kerjaan banget, para orangtua ayo kutuk rame2 tu syeikh, kebayang gak kalau anak kita yg baru 12 thn dibegituin, apalagi si syeikh cabul bilang mau nyari yg 7-8 thn an…. Alasan doang mengatasnamakan agama dan ingin menyelamatkan nasib kehidupan anak, dll..padahal cabul, syeikh setan (maaf da, blog uda jadi pelampiasanku..)

  8. sepertinya belakangan ini makin banyak orang yang membenarkan semua ‘kelakuan’ biadabnya berasakan agama tertentu… apa lacur? mereka tau persis dengan memakai tameng agama, mereka bisa lepas dari proses hukum 😦

    Fiuh, inikah tanda2 kiamatnya dunia???

  9. AL

    Katanya kan Ulfa itu mau dididik untuk dijadiin direktur. alesannya. Lalu kenapa gak nyari aja anak yatim dan kawinin ibunya kalo emang niatnya mau lebih mudah mendidik.

    Entah deh, berita ini simpang siur. Denger-denger anaknya sendiri seneng banget dan bahkan beberapa hari sebelum menikah cerita-cerita seneng ke kawan-kawannya. Denger-denger juga syeh Puji itu bukan Syeh tapi cuma pengusaha yang udah 6 kali kawin cerai. Nah istri terakhirnya itu hafidz, trus tau-tau dia minta dipanggil kiayi. Waelah, udah kaya pak RT istrinya ya bu RT, menurut dia kali kalo istrinya hafidz dia otomatis jadi kiayi 😛 😛

    Kalo menurut saya sih, itulah kalo orang kaya tapi ‘bodoh’. Masa mobil-mobilnya ditaro di kaca udah kaya etalase gitu. Dan yang bikin ketawa pas diwawancara dia bawa-bawa buku kecil saku yang biasanya dijual di pinggir jalan berjudul “Aisyah aja menikah Dini’. Ya kalo dia kiayi, yang ditunjukin itu buku apa kek. Kitab Riyadus Sholihin gitu yang terdiri dari 17 kitab 265 bab, apaan kek tapsir Thabari kek, Rodhotul Tholibin kek, kan dipesantren mah diajarin seabrek abrek tuh kitab-kitab yellow. Atau pake nash-nash biar kita yang nonton puyeng bingung jawabnya gitu.. Masa buku saku sih?

  10. aditcenter

    Heran saya….

    Kelakuan bejat seperti itu,namun masih ada juga yang manggil Syekh…

    Syekh Cabul mungkin,,,,

    Anak 12 tahun yang sedang hangat2nya mengejar prestasi malah dinikahi, ingin meniru Rosul?? Waduh..keliru sekali, karena saat itu tujuan utamanya adalah biar istri rosul saat itu mudah menghapalkan segala hadist yang diucapkan maupun diperbuat..

    Lah kalo Puji?? Ahhh…hanya nafsu KEWAN saja yanga ads…!!!

  11. niatnya cm mo ngasih undangan KONDANGAN di rumah baru saya uda di http://www.thedion.com, datang yak uda! skalian ikut nimbrung bentar ah. saya jg tadi pagi liat berita di tipi, kata pak dokter menikahi gadis dibawah umur 20 tahun itu bisa mengganggu kesehatan si gadis, soalnya pertumbuhan ‘kewanitaan’ si gadis belum sempurna. malah beresiko menimbulkan rasa sakit pada organ tubuh itu. palagi ini yang baru berumur 12 tahun. kasian banget kan. dan kalo di Islam seorang syekh itu udah tinggi derajadnya, orang suci, tidak akan mendzolimi orang laen. na kalo mr.pujiono ini aaauu deh… smoga saja bisa membuka hikmah baru dalam ‘dunia perkawinan’ di Indonesia.
    buat bu dokter mallow, betul gak buk tentang pendapat ‘kewanitaan’ diatas? btw,td udah sempat mampir kerumah & ngasih undangan, tp ko ga nungul ya..

  12. murlinafitri

    mungkin dia punya kelainan, hanya suka kepada anak-anak (apa ya nama penyakitnya??) kali..gak sekalian aja ya tuh syekh ngawini bayi yang baru lahir..gedubrakkkk dah..

  13. Pengen jalanin sunnah koq begitu……???Weedaan…

    Rasulullah menikah dengan aisyah pada saat aisyah masih kecil dan belum baligh, tapi waktu itu rasulullah melakukan itu karena kasihan aisyah terlantar karena tidak punya keluarga, dan zaman itu para kafir quraisy sangat “lapar” dengan wanita, makanya Rasulullah S.A.W memutuskan utk menikahi aisyah, tapi yang perlu diketahui…Rasulullah tidak pernah melakukan hubungan layaknya suami istri hingga aisyah baligh, beliau hanya mengganggap siti aisyah sebagai anaknya…(begitu kira2 klo saya gak salah, klo salah mohon di klarifikasi kan ya)hehehehe:)

    nah, klo zaman sekarang, hal ini juga di pake, ya gak mungkin…toh klo anak gak mampu aja dah ada lembaga yg membantu, klo bgtu sec karena nafsu ato cuma pengen popularitas saja….

  14. to ricnes : iya ki..aneh benar tuh..mudah-mudahan kita dilindungi dari hal begitu ki…AMIN…kalau ada disekitar kkita yang begitu…tolak dan perkarakan saja…

    to pak sawali : iya tuh pak…jangan jangan emang ada kelainan kali..anehhhh

    to uni mallow L capek dehhh emang siapa ‘mr. puji’ presiden kagak, apalagi rasul…ihhhh edan..bener ni…makin banyak orang edan…bete saya dengernya….apalagi kita negara hukum, punya undang-undang perkawinan…bener-bener gila…

    to deddy : ngap papa ngumpat ded…lagian yang lain juga ngumpat tuh…termasuk saya…ngumpatin tu mr. puji….(saya gak mau nyebut dia syekh lagi) ihhhh amit-amit…

    to shierlynikodemus : iya niy shierly…kayaknya makin banyak orang aneh di negara ini….kayaknya di tangkap aja kali ya…biar tau rasa…

    to okta sihotang : iya mas…gila…kali aja gak mampu sama perempuan dewasa…ihhhh amit amit

    to bu al : iya buh…amit amit tuh mr puji tau kitab-kitab begitu…jangan jangan dia pengkoleksi barang-barang p***o kali ya…hehehehe aneh tuh bapak yang satu itu…

    to aditcenter : iya tuh dit…jangan di panggil syekh lagi deh….ngak pantes…

    to dion : iya dion…aneh tuh….banyak konsekwensi medis tuh kalo anak kecil di kawini..hiiiiiiiiii

    to zoel : iya tuh zoel…amit amit tuh..saraf kali ya…bukan syekh

    to murlina fitri : iya fit…sekalian bayi yang dalam kandungan aja…di booking..

    to putri reno baiak : salam kenal lagi…emang kucing garong kali hehehe

    to mamas86 : iya boleh tuh tukeran…

    to hadoitz : iya gila tuh orang..

    to fanz : iya kaliiiiiiiiiiiiiiiiiii : teriakkkk jugaaa

    to joe : pengen pupuler dan sekalian nafsu kali hehehe kagak mampu ama perempuan dewasa kali capek dehhh

  15. yulia

    melihat wajah si syeh rasanya diriku pingin muntah da im.hahahaha, nyebar senyum pula tuh saat diwawancarai, biasa cari sensasi tuh orang…….
    Ayo beri dukungan ntuk semua pihak yang mau mengadili sang syeh seks

  16. Terkadang, orang yang telah mendapatkan segala apa yang dia inginkan, masih terasa kurang pada hal-hal tertentu: kepopuleran! Pada orang tertentu memang ada yang mengidap penyakit ‘untuk apa kaya raya, kalau tidak dikenal orang’.

    Hanya saja, nah ini dia, hanya saja cara yang menjadikan seseorang ditimbang-timbang kadar kualitas dirinya. Dengan cara apa ia meraih semua itu. Padahal yang namanya populer itu sekadar akibat, bukan tujuan.

  17. Sedihnya, setiap kali, agama dijadikan alasan.
    Siapapun tahu, anak gadis umur 12 tahun belum dewasa…kalaupun kesehatannya prima dan bisa melahirkan anak…maka risikonya dia tak bisa mendidik anaknya dengan baik, karena belum memahami peran sebagai ibu.
    Dan jangan setiap kali dikaitkan…dulu nenekku menikah umur 13 tahun…ada yang 9 tahun…itu kan cerita dulu.

    Saya ingat cerita teman, neneknya menikah umur 13 tahun, setiap hari ya cuma bermain dakon dan permainan lain. Kemudian dia punya anak tunggal…yang akhirnya dipelihara oleh neneknya. Akibatnya si anak manja sekali, dan sampai tua tak bertanggung jawab, karena hanya umur yang bertambah, kedewasaan tak bertambah. Ini hanya contoh nyata, memang ada yang berhasil. Prinsip saya, menikah itu suatu keputusan yang harus dipikirkan masak-masak, karena nantinya akan punya keturunan, yang harus berbuat baik bagi masyarakat. Jangan sekedar punya anak, yang nanti membebani masyarakat….

  18. sebenernya Rasulullah saw dulu menikahi Aisyah yang masih berumur 7 tahun, dan dia mengira itu adalah sunnah karena pernah dilakukan oleh Rasul, ai rasa dia udah salah menyikapi hal tersebut karena ALLAH sendiri yang memperlihatkan kepada Rasul bahwa Rasul harus menikahi AIsyah, dan itu banyak alasan2 kuatnya. klo mas puji itu menurut ai udah punya penyakit kelainan seksual yang cenderung kepada anak2

  19. to mas DM : emang mas, untuk kepopuleran orang bela-belain bikin yang aneh-aneh…

    to bu edratna : iya tuh bu..sekarang bukan jaman belanda lagi…kita udah merdeka dan tidak ada istilah kawin tanpa persiapan yang matang,,bisa-bisa jadi beban negara….

    to catra : heheheh tangkap aja kali ya cat..

    to dihujanicinta : iya tuh…kita lawan yg begitu

    to hendri dan ai : ingat ya…menikah dengan persiapan matang…hehehehe

  20. rijaluna

    joe say:
    “Rasulullah menikah dengan aisyah pada saat aisyah masih kecil dan belum baligh, tapi waktu itu rasulullah melakukan itu karena kasihan aisyah terlantar karena tidak punya keluarga, dan zaman itu para kafir quraisy sangat “lapar” dengan wanita, makanya Rasulullah S.A.W memutuskan utk menikahi aisyah, tapi yang perlu diketahui…Rasulullah tidak pernah melakukan hubungan layaknya suami istri hingga aisyah baligh, beliau hanya mengganggap siti aisyah sebagai anaknya…(begitu kira2 klo saya gak salah, klo salah mohon di klarifikasi kan ya)hehehehe:)”

    Gw bilang:
    “Aisyah punya keluarga kalee. Bokapnya aja Abu Bakar Ash-Shiddiq sang khalifah pertama. Terus ada saudarinya Asma’ (salah satu shahabiyah terkenal) & Abdurrahman (salah satu shahabat terkenal). Demikian kiranya koreksinya, klo salah mohon di klarifikasi lagi yee. He..he..”

  21. jangan ditiru di dunia ini ada 10 orang seperti syeh Puji dunia rusak, karena agama di pakai landasan pembenaran, hancur-hancur korp ulama, kebanyakan duit. hukum dan presidenya sekalian mau di beli, gile bener…….., tolong tuh Pa Dadang Hawari dan psykolog yang lainnya ! benerin tuh jiwa si tole Puji lagi sakit. lama lama anak kandungnya sendiri juga di kawin, brengseeeeeek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s