…asyikkkk…

Standar

3

Sudah lama tidak ke Payakumbuh.  Saya kangen kota itu.  Kota yang bersih, nyaman, tenteram dan cukup modern.  Penduduk bersahabat dan yang paling asyik…makanan yang enak.  Tahukah kalian semua wahai sahabat, bahwa Payakumbuh terkenal dengan makanan RENDANG TELUR…pasti yang belum pernah memakannya ngak bisa membayangkan, bagaimana telur bisa dijadikan rendang.  Tapi itulah faktanya.  Selain makanan, alam yang indah cukup membuat siapa saja betah ke Payakumbuh.

41

Maka, tawaran untuk menjadi narasumber oleh Pemda Payakumbuh, langsung saya sanggupi.  Peserta workshop di Payakumbuh yang terdiri dari para pejabat Pemda dan Anggota Dewan, menjadi daya tarik tambahan bagi saya.  Karena yang mau didiskusikan adalah, bagaimana menggagas Kebijakan Pembangunan Yang Ramah Anak.  Akhirnya Lets go….

5

Mendengar saya mau ke Payakumbuh, kontan saja beberapa orang teman mau ikutan.  Tak tanggung-tanggung, ada 4 yang ikutan sebagai ‘pemandu sorak”.  Saya, ady (juga diminta jadi narasumber), Agung, bayu, Rivo dan Ijoel.  Akhirnya kami memutuskan untuk berangkat menggunakan sepeda motor.

6

Siang sebelum berangkat, cuaca tak bersahabat.  Mendung.  Padahal perjalanan ke Payakumbuh hampir 3 jam.

“Gimana bang, gimana caranya bergerak niy..” SMS demi sms yang senada masuk ke HP saya.

“Kita lihat sampai jam 4 sore.  Mudah-mudahan ngak hujan”

7

Dan memang akhirnya cuaca hanya mendung saja.  Tak hujan.  Dan karena ada sedikit masalah, akhirnya kami bergerak dari Padang menuju Payakumbuh pukul 20.00 WIB.  DI tengah jalan hujan.  Terpaksa kami berhenti beberapa kali.  Sempat makan di Padang Panjang dan kemudian singgah di Bukittinggi untuk berfoto di Monumen Kematian (semacam monumen yang dibuat dari Helm, yang mengingatkanpengendara untuk memakai helm standar).  Dan akhirnya sampai di Payakumbuh pukul 01.00 dini hari.  Kami mencario penginapan dan akhirnya terlelap.

8

Esok pagi, saya dan Ady menuju tempat acara.  Kami sudah ditunggu peserta.  Kami presentasi dan kemudian selesai (soal presentasinya gak usah diceritakan ya…).  Sementara teman yang lain keliling kota Payakumbuh.  Setelah shalat Jumat, kami menuju Lembah Harau.  Sebuah kawasan wisata yang luar biasa.  Setelah puas dari lebah Harau, kami menuju Arena Gokart, kawan-kawan main gokart.  Karena arena gokart terletak di kawasan olahraga, saya kemudian pergi melihat para pelatih kuda pacu di kawasan tersebut.  Berfoto-foto dan kemudian selesai.

1

Sebelum pulang ke Padang, kami singgah di rumah salah seorang panitia workshop, karena beliau mau nitip oleh-oleh RANDANG TALUA buat kami.  Dan karena keasyikan ngobrol, kami IB, barulah kami bergerak menuju Padang lagi.  Jam 21.00 WIB kamis inggah di Bukittinggi, beristirahat di JAM GADANG sambil menikamti malam yang cerah.  Lalu melanjutkan perjalanan ke Padang.  Sampai di rumah lagi pukul 01.00 dini hari.

81

Hehehehehe nulisnya kayak waktu SD dulu…mengarang indah…hehehehehehe

Iklan

43 thoughts on “…asyikkkk…

  1. payakumbuh? hmmmm…. yang selalu saya ingat tentang kota ini adalah banyaknya sastrawan dan pujangga besar yang lahir dan besar di kota ini. wah, kapan bisa ke payakumbuh, yak? wah, ternyata mas imoe sering jadi narasumber di berbagai forum. salut dan selamat, mas imoe, semoga makin banyak pejabat yang mau bersahabat dan memperhatikan dunia anak2.

    • @ sawali : ngak juga sering kok pak…sekali-sekali….nah tuh pak..isue anak kalah seksi dibanding isue politik lainnya…jadi para pejabat maunya yang seksi-seksi aja..biar terkenal….

  2. Foto no.1 dan 2 dimana?
    Duhh rasanya pengin lagi deh ke Padang, dan berkeliling kesekitarnya. Dulu waktu ke Padang, hanya sampai Padang panjang, Bukittinggi, Batusangkar dan Solok.
    Minangkabau memang indah sekali alamnya.

  3. ricnes

    mah poto monumen kematian tu nyo….???!!!!
    jnji2 saja ……!!!!!
    bsk2 klo maajak jan bntuak koncek malumpek se dak da…..?????
    bilo wak pai kasitu liek….????!!!
    dtunggu haaa…….

    • @ pak Zul : wahhhh rugi bana mah pak…ndak makan randang talua…..lamak pak…seperti kripik jadinya..jadi putih telur yang ditipisin lalu di rendang samapi kering

  4. Judulnya sudah pas judulnya, Bung Imoe. Asyik sekali kulihat perjalananmu. Alam yang cantik, teman yang menyenangkan, dan makanan yang lezat, betul-betul perpaduan yang klop buat sebuah wisata…

  5. vizon

    payakumbuh…? kota itu memang luar biasa, saking luar biasanya, akhirnya saya pun terpikat dan mengikat diri menjadi sumando urang payakumbuah, huahaha….

    Ajo zoel, taragak ambo pulkam jadinyo… 😦

  6. Asih

    Ke Payakubmuh ga pernah ngbosenin. Meski gw udah 3x kesana dan tiap ksana tuh minimal 30hari, tetep aja pengen ke Payakumbuh lagi. Makanan enak, hotel bagus, orangnya ramah, cuaca bersahabat, pemandangan asyik bgt. Btw, foto ke-3 & ke-6 tuh dimana y? Kok gw blm pernah liat d. Di kota ato kabupatennya siy? Kapan nich loe mau ajak gw ke Payakumbuh, gw blm pernah ke Harau nich. I’mwaiting for ur invitation to goin there 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s