…stop bullying…

Standar

bul-1

Memang agak lama kami mempersiapakan kegiatan Workshop Bullying di Padang.  Maklumlah, tidak ada sebelumnya yang telah mengadakan kegiatan bertemakan bullying ini.  Mungkin karena masih banyak orang beranggapan bahwa bullying adalah sebuah perilaku ‘iseng’ anak saja.  Padahal bullying adalah sebuah perilaku alam bawah sadar yang muncul akibat dorongan ingin menguasai orang lain.

bull-5

Kami kemudian mencari cara untuk mengetahui bagaimana sebaiknya kegiatan workshop ini dilkukan.  Beruntung akhirnya ada saja teman-teman yang kemudian mau berkontribusi demi suksesnya kegiatan ini.  Kegiatan inipun mendapat support dari Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Propinsi Sumbar.  Buktinya kami bisa menggunakan ruangan secara gratis….Thanks bu…

bull-2

Selain itu, narasumber mbak Dra Kuswardhani Susari Putri, M.Psi, rela hanya di ganti ongkos taxi saja.  Beliau sangat concern dengan hal ini, sampai-sampai mau menyempatkan waktu untuk berdiskusi dengan adik-adik para pelajar dari berbagai sekolah.  Dan tak hayal, semua peserta kemudian terdiam, manakala melakukan introspeksi terhadap diri, ternyata selama ini tanpa sadar sebagian besar pernah melakukan bullying, pernah menjadi korban dan pernah juga menjadi orang yang menyemagati ketika bullying terjadi.  Waduhhhhhhhhh…….semua sedih…..

bull-3

Tapi setelah itu, kami semua mebuat komitmen bersama untuk melakukan sesuatu agar bullying tidak lagi terjadi di sekolah atau dimanapun.  Doakan kami semua mampu untuk itu.  Salut buat adik-adik peserta workshop bullying…kita akan selalu bergandeng tangan menghentikan bullying.  Kalau tidak sekarang, kapan lagi….ya gak…..

Iklan

17 thoughts on “…stop bullying…

  1. sungguh, saya baru tahu kalau ada istilah bullying ini, mas imoe. hmmm, alam bawah safar yang mendorong anak utk mengusasi orang lain. duh, kayaknya anak2 sekarang sudah banyak yang berperilaku semacam itu. bagaimana solusi utk menghadapi anak2 yang memiliki masalah kejiawaan semacam itu, mas imoe?

    • @ pak sawali : hehehehe saya juga baru belajar pak…yang jelas kekerasan itu sifatnya diturunkan…jadi kita harus hentikan…guru harus jeli juga dengan masalah ini………..

  2. dihujanicinta

    bang im… bisa tolong jelasin…bullying ithu kek gimana iiahhh??
    hhehee.. kurang paham Sarah bang..
    *baru denger… payaah niyh yyahh,,, udah ketinggalan..

    thanks before!!!

    hhehee..

    • @ sarah : wahhhh susah ngejelasinnya di blog hehehehe kalo ketemu ya..yang jelas kalo ada seseorang melakukan kekerasan pada orang lain secara terus menerus dan turun temurun nah itu dia…

  3. perilaku bullying jelas tak baik, tapi beberapa kondisi di tanah air justru seperti membolehkannya, seperti dengan adanya ospek yang disalahgunakan menjadi ajang mengerjai para junior. mustinya kalau kita tak ingin perilaku intimidasi dan kekerasan terus terjadi, mulai dari lingkungan rumah tangga dan sekolah.
    menurutku perilaku bullying dan kekerasan itu merupakan manifestasi dari apa yang selalu dilihat anak-anak di sekitarnya.

  4. Kadang begitu memprihatinkan,…. dalam suatu acara di salah sau TV swasta nasional menggambarkan bagaimana kekerasan dalam pergaulan anak2 SMP….. Gank-gank disekolah yg tercipta secara turun temurun,… menindas yg lemah dan tak mau bergabung…. seperti kembali ke zaman barbar,…. Salut dengan usaha Pak Imoe

  5. agiah tariuh sanak, bilo2 ajak lah awak ciek…..

    maso awak lah tulis berita anak payakumbuh
    ndak do di ajak kasitu doh……………..

    baa jo blog awak pak????

    lai bisa tuh….

    yang ka ditulis banyak bana

    binggung jadino

  6. bisa NGAK TEMAN-TEMAN MEMBERIKAN DEFENISI BULLYING MENURUT AHLI, DAN KALO BOLEH PINJAM BUKU TENTANG BULLYING COZ MAU DIANGKAT JADI SKRIPSI, MAKASI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s