…dua malam…

Standar

1

Malam, 20 Mei 2009

Malam Renungan AIDS Nusantara 2009 (MRAN 2009) kembali digelar.  Peringatan ini dilakukan untuk mengenang orang-orang yang meninggal akibat HIV dan AIDS.  Selain itu juga bertujuan untuk menggalang kebersamaan untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kembali saya mengikuti peringatan MRAN 2009 ini.  Saya tidak pernah absen mengikutinya sejak tahun 1999.  Tak tahu kenapa, entah karena solider dengan teman-teman yang telah mempersiapkan kegiatan ini atau entah dari pada gak ada kegiatan aja, lalu bisa ketemu dengan teman-teman lain, saya tak tahu juga.  Tetapi satu hal yang membuat peringatan ini memilki daya magis bagi saya yaitu puncak peringatan dengan menyalakan lilin seraya menyayikan lagu “Lilin Lilin Kecil” dan “Usah Kau Lara Sendiri”.  Paling tidak, bagi saya kedua lagu ini memiliki kekuatan yang luar biasa.  Tidak hanya mampu membawa kita hanyaut kedalam liriknya, tetapi juga mampu menyentuh relung hati paling dalam untuk melakukan perenungan.  Perenungan untuk hal-hal yang lain selain HIV dan AIDS.

2

Maka, pada malam itu, saya dan teman-teman yang peduli, sudah berkumpul di Lapangan Bola Universitas Negeri Padang.  Tahun ini MRAN 2009 dilaksanakan oleh KSR PMI UNP Padang.  Beragam acara dilakukan, mulai dari pertunjukan seni, diskusi tentang HIV dan AIDS serta aksi-aksi kepedulian lainnya.

4

Hadir dalam kegiatan tersebut, rekan-rekan dari berbagai organisasi kampus, LSM, profesional dan dari kalangan masyarakat luas yang kebetulan lewat ataupun tinggal berdekatan dengan kampus UNP.  Semakin malam acara semakin menarik dan puncak acarapun dimulai.  Di awali dengan penyalaan lilin oleh salah seorang panitia, kemudian secara bergiliran lilin-lilin yang lain juag di nyalakan.  Penyalaan itu menandakan bahwa ada semangat baru untuk melakukan perubahan terhadap situasi pandemi HIV dan AIDS di muka bumi ini.

Malam, 21 Mei 2009

Nah, kalu yang ini kembali saya hadir di sebuah lapangan bola di Kota Padang.  Tetapi tidak dalam rangka malam renungan.  Tetapi dalam rangka nonton konser gratis KERISPATIH.  Saya memang menyukai lagu-lagu kerispatih.  Musik dan liriknya enak di dengar dan gampang di ingat.

1

Pukul 20.30 WIB saya ditemani beberapa teman Bayu, Agung, Rivo, Ricky telah sampai di lapangan bola Imam Bonjol Padang.  Sampai di sana kamipun bergabung dengan teman yang sudah datang duluan, ada Ayang, Diko, Anggi.  Kedatangan kami di sambut oleh aksi para tokoh dalam REPUBLIK MIMPI, ada GUS PUR, SBY dan JARWO KUAT.  Lelucon-lelucon mereka cerdas, up to date dan segar.  Karena mereka di kenal sebagai tokoh republik mimpi, maka topik guyonan tak jauh dari hal-hal yang berbau politik.  Tetapi tetap saja ada pesan persatuan dan kesatuan yang disampaikan.  Agaknya, para politisi perlu belajar dari mereka mengelola republik ini.  SANTAI….

2

Kerispatih mulai naik panggung pada pukul 22.30 WIB.  Sabelumnya ada penampilan dari beberapa band lokal dan band baru dari jakarta.  Konser  berjalan mulus, Kerispatih menyanyikan tak kurang dari 7 lagu hits mereka.  Dan semua pengunjung bergoyang senang.  Pukul 11.30 WIB konser di tutup dengan lagu terakhir Kerispatih.  Tak puas dengan semua itu, kami kemudian melanjutkan dengan KARAOKE an di ALL STAR karaoke and BILYARD hingga dini hari.  Setalh itu baru pulang….

Iklan

10 thoughts on “…dua malam…

  1. Hasil dari Malam Renungan AIDS itu gimana, Uda? Ada rekomendasi aksi untuk menolong teman-teman yang menjadi korban AIDS? Ada pembagian kondom gratis, misalnya?
    Stigma terhadap korban AIDS sebagai orang melakukan seks bebas, homoseksual, pecandu narkoba, tentu bukanlah muncul tanpa sebab. Ada preseden seperti itu yang terjadi sebelumnya.

  2. vizon

    mantap….!
    berarti dua malam kemarin ajo batanggang sampai pagi?
    good, good… berarti kalau saya ke padang nanti, gak khawatir lah ya… hehehe… 🙂

  3. @ mbak imel : hahah boleh juga tuhhh kapan ke indo, kita karaoke an ampe pagiii

    @ aurora : hahahahah lupa ngajak…gak ada nomor hp siyyy

    @ racheedus : yang jelas mudah-mudahan peringatan itu ekan mampu meningkatkan komitmen orang-orang yang sudah bekerja untuk HIV selama ini pak…hahahaha

    @ catra : liek se nan di bandung hahahahaha

    @ uda vizon : bilo pulang ka padang da…di temani sampai pagi…..ahahahaha

  4. ya ampun, saking belum puasnya sampe musti nyambung di karaoke? ck ck ck…
    taruhan kayak abis nonton film karate deh, pulang-pulang serasa jagoan bela diri juga. begitu juga imoe dkk, abis nonton konser kerispatih langsung berasa jago nyanyi juga. hahahaa…

    musti aku denger deh suara imoe sesekali. pasti mantaf!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s