…mm…

Standar

IMG2313ALama sudah tak pernag ke mesjid Nurul Iman Padang.  Selain karena memang jalur beraktivitas saya tidak mengarah ke mesjid tersebut, ditambah lagi hamper dua tahun belakangan ini, mesjid terbesar di Kota Padang ini sedang dilakukan renovasi.  Sebenarnya renovasi telah selesai sejak tahun lalu dan telah diresmikan penggunaanya oleh Wakil Presiden RI, tatkala berkunjung ke Padang.

Tak sengaja dan tak punya niat, hari itu saya menunaikan sholat Jumat di Mesjid Nurul Iman.  Semula berawal dari urusan saya di salah satu bank swasta yang kebetulan berdekatan dengan mesjid ini.  Karena antri begitu lama, maka selesainya urusan saya, langsung disambut oleh suara panggilan untuk sholat dari garin mesjid.

Saya kaget begitu melihat mesjid ini.  Penampakan dari luar tidak terlalu berbeda dengan apa yang sudah ada sebelumnya.  Tetapi ketika memasukinya, ternyata terjadi banyak perubahan.  Jika dahulu lantai dasar mesjid ini bisa digunakan untuk ibadah sholat, maka sekarang lantai satu dasar hampir seluruhnya dipergunakan untuk kegiatan umat.  Ada toko buku bertemakan Islam, ada kantor Majelis Ulama Indonesia, Badan Amil Zakat Daerah, serta kantor-kantor lainnya.  Terdapat juga beberapa ruangan yang masih belum ditempati, dan tepat di tengah-tengah lantai dasar terdapat sebuah aula besar yang bisa digunakan untuk kegiatan apa saja.  Hari itu saya lihat disetiap ruangan banyak kaum hawa sedang melakukan aktifitas sosial dan keagamaan.  Menarik…

IMG2305ANaik kelantai satu, kita akan disambut oleh ruangan sholat yang indah.  Ornamen kaligrafi yang didominasi warna hijau membuat suasana jadi sejuk.  Ada 16 tiang besar menyangga lantai atas ini.  Mimbar khatib untuk ceramahpun didesain simple, tapi elegan, sangat futuristik.  Sekeliling dinding terdapat ventilasi udara yang mampu mengalirkan udara kedalam ruangan dengan lancar, sehingga tak perlu menggunakan kipas angin atau pendingin udara.  Cahaya matahari masuk dengan leluasa kedalam ruangan, tentu saja hal ini berdampak terhadap penghematan energi listrik terutama disiang hari.  Ketakjuban saya bertambah manakala melihat lantai ruang ibadah ini.  Tidak lagi menggunakan permadani sebagai alasnya, tetapi lantai didesain dengan dilapisi sejenis kayu lapis dengan dominasi warna coklat.  Barangkali karena terbuat dari kayu lapis, sehingga jika kita duduki akan menimbulkan rasa yang nyaman.  Bersih dan mengkilap.

Saya tak habis-habisnya menikamti perubahan mesjid Nurul Iman ini.  Beribadah di tempat yang nyaman, ternyata menimbulkan sensasi rohani yang lain.  Tapi sayang, ketika selesai menunaikan shalat Jumat, belum sampai saya di gerbang mesjid, terdengar seruan pengurus mesjid.

Pengumuman, bagi sauIMG2307Adara-saudara yang menemukan atau mengambil sebuah tas hitam, mohon dikembalikan ke pengurus mesjid, karena ada salah seorang jemaah kita yang kehilangan.  Didalam tas hitam tersebut ada tiket pesawat yang akan segera digunakan siang ini untuk keberangkatan ke Jakarta.  Demikian, agar kita sama-sama menghormati bulan ramadhan”.

Saya geleng-geleng kepala, tidak percaya, ada yang berbuat dosa di mesjid.

Iklan

13 thoughts on “…mm…

  1. waaahhh… emang ga salah kalo nurul iman dinobatkan sebegai mesjid termegah di kota padang….
    tapi mungkin bakal dikalahkan sama mesjid baru yang di khatib sulaiman itu lho…(aku lupa namanya)

  2. Hm… betul-betul ironis. Di masjid dan di bulan Ramadhan, masih tega-teganya mencuri. Tampaknya, memang justru di bulan Ramadhan, kejahatan pencurian cenderung meningkat. Bagi sebagian orang, Ramadhan tak berarti apa-apa ternyata. Sungguh malang. Tentu bukan salah bulan Ramadhan, tapi manusianya sendiri.

  3. wah… udah demikian megah kiranya masjid nurul iman tu…
    dulu, semasa kuliah, saya kerap ke masjid itu. sering kami mengadakan berbagai kegiatan di sana. jadi rindu ingin ke sana lagi. insya Allah bila ada waktu pulang kampung nanti, akan saya sempatkan berkunjung ke sana… tapi, kapan ya? hehehe… 😀

  4. mesjid pada zaman rasulullah memang multifungsi, tak sebatas beribadah hablum minallah saja. dan ternyata mesjid nurul iman telah melakukannya dengan baik.

    di mesjid terjadi kejahatan? weh, jangankan di mesjid, moe. wong di masjidil haram pun orang bisa kecopetan saat melaksanakan ibadah haji. mesjidnya sih suci, tapi hati orang-orang yang masuk ke dalamnya beragam rupa. tak semuanya berniat baik. sekurang-kurangnya nyolong sandal deh. *curcol korban kehilangan sandal beberapa kali di mesjid*

  5. 2006 dulu sekolah saya merayakan peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Nurul Iman. Waktu itu masjid sedang direnovasi. dindingnya bahkan cuma triplek yang disusun-susun. atapnya sih masih ada.. :mrgreen:

    kalau kehilangan tas di masjid, saya belum pernah. kalau kehilangan sandal, pernah.. :mrgreen:

  6. Mesjid Nurul Iman dima Pak?? Siapa tau bisa singgah main2 di Mesjid ko..
    eniwei ini bukan musajik yang sadang di bangun di jalan khatib kan pak imoe??

    Oh iyo, ambo mengucapkan minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s