…si pembaca esai jilid 2…

Standar

Wkwkwkwkwkwkw, pertama saya harus memulai postingan ini dengan ketawa. Ini kembali cerita soal si pembaca esai yang berinisial DM (BUKAN DANIEL MAHENDRA, TAPI DIMAS MAHENDRA). Suatu siang, dia bersama pentolannya datang ke Posko Rumah Semut (begitu kami menyebut posko tempat kumpul kami). Sambil bercerita-cerita, bercanda serta main balok susun, si DM tiba-tiba saja mengeluarkan setumpuk PARFUM dengan botol kecil. BAnyak juga, ada sekitar 15 botolan dengan aneka wangi. Saya keget, bercampur heran. Mulanya saya kira anak ini menggunakan parfum itu untuk sehari-hari, tapi dugaan saya meleset. Si DM ternyata JUALAN. Dia lantas merayu beberapa orang teman saya dan temannya sendiri. Hebat juga ini anak, pintar sekali, amazing…saya rasa ini diluar dugaan saya.

Sayapun ikut memilih-milih parfum dan akhirnya jatuh pada aroma yang agak soft. Sya tanya.

“Dims, berapa harganya…”

“Lima belas ribu saja untuk abang…”

Wkwkwkwkw kembali saya tertawa. Dalam hati saya berkata ini parfum dimana-mana harganya juga segitu, bahkan ada yang lebih murah seribu rpiah dari harga yang ditawarkan.

Tetapi bukan harga yang membuat saya semakin takjub. Saya terpesona dengan penekanan kata saja dlam kalimat lima belas ribu saja untuk abang. Seolah-olah dia menawarkan harga spesial buat saya. Salut…benar-bener bakat dagang niy anak. Akhirnya saya bayar seharga yang disebutkan.

“Dims, enak ya jualan ?” Saya bertanya

“Enak juga siy bang, dari SD sampai sekarang DIMAS jualan kok. Tiap pagi Dimas bawa nutyrijel dari rumah yang dibikin sendiri, lalu dijual seharga 500 rupiah di sekolah”. Anak itu berceloteh.

Wahhhh saya semakin salut….

“Trus, berarti tiap sore sibuk dong, nyiapin dagangan ?”

“Ah, gak juga kok bang, Dimas dibantu adek, lagian bikin nutrijel gampang kan, gak susah, dari pada teman-teman beli di warung yang pake pemanis buatan, mending bikinan kami kan …”

Nah, ternyata si DM berdagang berdua dengan adiknya.

“Lalu, apa tanggapan mama.”

“Hmmm, dibiarin aja bang, selagi gak ganggu sekolah dan belajar aja, begitu kata mama..”

“Emang kemaren kamu ranking brapa ?”

“Semester lalu rangkin 2 bang…”

Wahhhhhhhh hebat hebat hebat…..saya tersenyum melihat tingkah dan kepercayaan diri si DM dalam hal DAGANG ini. Jarang sekali anak se usia dia memiliki bakat BISNIS yang luar biasa ini.

Si Pembaca Esai ternyata Saudagar juga .

Saya tutup postingan ini dengan tertawa juga, wkwkwkwkwkwkwkwkwkw

Iklan

10 thoughts on “…si pembaca esai jilid 2…

  1. pantas aja kamu tertawa, moe. bukan menertawakan si DM sebenarnya, lebih tepatnya bergirang hati karena ada anak yang sehebat itu. salut! percaya dirinya luar biasa. dan jiwa dagangnya menunjukkan kalau si DM itu asli orang minang. huehehe…

  2. wkwkwkwk… saya buka komen ini dengan ketawa… 😀
    pertama, saya menertawakan Imoe yang “takicuah” sama kata “saja”
    kedua, saya menertawakan Daniel Mahendra, yang punya saingan 😉
    ketiga, saya menertawakan diri sendiri, yang tak sehebat Dimas
    wkwkwkwk… saya tutup komen ini juga dengan ketawa… 😀

  3. Heat Trans

    hehe thx anda sangat berbakat membuat postingan yang memuji orang habis2an, tpi kyknya si dimas tuw orngnya pinter jga saya salut sama dia

  4. Duh-duh-duh… Seperti sudah kukatakan di postingan jilid satu, inisial DM itu sudah kupatenkan. Eh, lho kok masih juga ada yang pakai. Hahaha. Emang mantap si DM itu (Bukan Daniel Mahendra, tapi Dimas Mahendra! :p). Salut… Salut…

    DM… DM…
    Aku ingin tutup komen ini dengan ketawa juga ah… 😀

  5. Hmmm….. Mantap,… kemandirian akan membuat si DM skamin tangguh mengahdapi hidup….. apalgi dengan rintangan dan kerasnya cobaan hidup dewasa ini,…. Btw kanpa bli cuma satu? beliin yg lain dunk…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s