…bolehkah aku anak perempuan menikmatinya ?…

Standar

Saya paling suka menonton acara televisi dengan tema petualang. Entah kenapa, ada daya tarik tersendiri. Barangkali karena gambar yang disajikan adalah pemandangan, kehidupan social masyarakat ataupun pola dan kebiasaan hidup sebuah komunitas. Paling saya suka lagi jika acara petualangan itu dikemas menjadi acara anak-anak semacam BOCAH PETUALANG. Ya…Bocah Petualang bagi saya tontonan yang menyegarkan, apalagi di putar siang hari. Enak sekali jadi teman tidur.

Lama sudah saya jadi penikmat acara ini dan barulah saya sadar, ternyata selama ini acara Bocah Petualang (dan acara sejenisnya) lebih banyak mengekspos anak laki-laki ketiban anak perempuan. Memang ada beberapa kali episode yang memperlihatkan anak perempuan, tapi hanya sebagai peran figuran.

Lanjutkan membaca

…mirip gak sih…

Standar

Saya baru saja nontong ‘sang pemimpi’, itu tuh, lanjutan trilogi Laskar pelangi.  Filmnya menyentuh banget,, terutama bagaimana menggambarkan hubungan ayah anak.  Nah, salah satu yang mencuri perhatian adalah peran ARIEL dalam film ini.  Apanya yang menarik…ternyata setelah saya amati, mirip dengan salah seorang teman bloger…ini lihat aja…

Lanjutkan membaca

…eksploitasi atau berbakti pada agama ?…

Standar

Beberapa tahun yang lalu, saya dan teman-teman punya program di sebuah desa.  Cukup lama juga kami mendiam disana, sehingga mampu mengenal seluk beluk desa tersebut beserta warga desanya, mulai dari yang kakek nenek hingga anak-anak.

Ini desa indah sekali, penghasil sayuran dan tanaman muda.  Selintas masyarakatnya adem ayem saja, damai, tidak ada persoalan, sehari-hari hanyalah ke ladang ataupun ke kebun.  Tidak terlihat perbedaan yang mendasar disana.

Lanjutkan membaca

…ceria di anai resort…

Standar

Tahun 2009 kami habiskan di anai resort.  Tidak merayakan tahun baru siy, tapi melaksanakan kegiatan Pelatihan Hak-Hak Anak bagi anak-anak korban gempa di Kab. Padang Pariaman dan Kota Padang.  Kegiatan ini bekerjasama dengan World Vision Indonesia.

Anai Resort adalah sebuah kawasan wisata yang sangat komplek, terdapat padang golf, vila-vila yang disewakan, kolam renang dengan sumber mata air gunung, jalur tracking serta berbagai permainan outbond.  Jadilah kegiatan tersebut selain untuk melepaskan penat, menghilangkan ketegangan sekaligus bermain, berlatih dan menambah ilmu dengan adik-adik dari Kab. Padang Pariaman dan Kota Padang.

Kegiatan ini kami persiapkan jauh-jauh hari.  Ada 12 orang tim fasilitator dan 4 orang tim untuk peralatan yang kami siapkan untuk melayani 160 orang anak.  Kami tidak mau setengah-setengah dalamhal ini, karena ini adalah sebuah kegiatan yang sangat berharga.  Seminggu sebelum kegiatan berlangsung, kami sudah berkutat dengan pembuatan modul pelatihan.  Tidak gampang membuat modul dengan pendekatan berperspektif anak,kami ahrus jungkir balik memetakan metode mana yang paling disukai oleh anak, pendekatan mana yang paling pas untuk menyampaikan materi yang sudah kami siapkan.  Alhasil kami sepakat menggunakan metode bermain dan mini outbond.

Lanjutkan membaca