…lagu dan badut untuk mentawai…

Standar

Orang-orang mulai melupakan mentawai, semua berbondong-bondang ke merapi.  Gak ada salahnya siy, tapi sedih aja melihat kenapa seolah-olah sanak saudara di mentawai di lupakan.  Hinga saat ini saja, seluruh relawan masih berkutan dalam situasi sulitnya penyaluran bantuan sembako dan peralatan hidup lainnya.  Tapi tak apa, yang penting semua kita masih tetap menginat bahwa masih ada sodara di sudut pulau sana.

Kami sangat ingin sekali kesana.  Ingin sekali berbagi dengan anak-anak disana, karena banyak anak yang kehilangan keluarga, menalami mungkin kecacatan, taruma karena masih terbayang dahsyatnya tsunami.  Tapi kami harus rela menunda keberankatan, karena sampai saat ini kami pun belum sepenuhnya memiliki amunisi cukup untuk memberankatkan tim ke sana.

Lanjutkan membaca

…welcome…

Standar

Saya punya seorang teman, belum cukup setahun kami berkenalan.  Orangnya pekerja keras, hanya kadang meledak-ledak jika ada orang yang ‘curang’ alias tidak fair terhadap dirinya.  Paling tidak suka di omongin di belakang.  Meledak ini barangkali ciri khasnya, karena itulah mungkin org mengenalnya berbeda.

Bagi saya,  setiap manusia itu dilahirkan sempurna.  Bukankah itu titah tuhan melalui Al Quran.  Tidak satupun manusia bisa membantahnya.  Tidak ada satupun manusia yang tidak istimewa di dunia ini.  Tinggal kemampuan kita untuk bisa melihat, dimanakan letak keistimewaan seseorang.  Itu tidak gampang, karena biasanya makhluk ‘ego’ selalu memerangkap kita untuk tidak mau mengakui kelebihan orang lain.  MAnusia cenderung selalu mau melihat kelemahan orang lain, lalu di besar besarkan.  Ketika orang itu tersungkur, maka yang lain gembira.  Memang memahami manusia mudah-mudah rumit.

Tentu suatu waktu saya juga pernah terperangkap dalam ‘cobaan’ itu.  Namun saya selalu berusaha melihat manusia dari sisi kelebihannya. Termasuk teman saya ini.

Satu yang unik dari dia,  adalah SELERA MEMBACA. Makanya koleksi novel yg saya miliki dalam hitungan jam, habis di lahap.  Dari situ saya makin yakin kalau sebenarnya dia berbakat.

Maka suatu hari, munculah sebuah esai singkat di FB nya.  Surprise dan saya yakin, jika terus menerus di tulis, akan menjadi sesuatu nantinya.  Akan jadi apakah kita tidak akan tahu. Tapi saya hakul yakin, akan jadi sesuatu.

Maka meluncurlah blog MIE TEKTEK ini.  Maka silahkan teman teman blogger untuk menyambangi RUMAH BARU ini.

WELCOME Bro….

… anak lagi …

Standar

Ntah kenapa, saya selalu di sodori berbagai kaus anak yang “bermasalah”.  Sebetulnya tidak cocok juga kata-kata anak bermasalah tersebut, karena sejatinya bukan anaklah yang membuat masalah tu terjadi, tetapi lebih karena orang dewasa yang ada disekitarnya yang menjerumuskan anak dalam situasi sulit.

Sudah 3 minggu saya menangani kasus seorang anak usia lebih kurang 5 tahun, yang ditemukan terlantar di sekitar Pariaman.  Tidak gampang mengurusnya, karena si anak memilki ciri-ciri perilaku autistik, sehingga sulit sekali di peroleh informasi perihal jati dirinya.  Jangankan untuk menyebutkan identitas keluarga, menyebutkan namanya saja dia tidak bisa.  Jadilah kami memberinya nama BERKAH.

Kami yang mengurusnya tidak tahu, apakah memang benaranak ini pergi begitu saja dari rumahnya, atau malah sengaja dibuang oleh keluarganya atau korban penculikan yang di telantarkan.  Tidak tahu…yang jelas, masalahnya ada di hadapan kami dan kami harus mengurusnya.

Sudah beberapa panti anak dengan kebutuhan khusus kami hubungi untuk mencaritempat penitipan anak ini.  Tetapi tak satupun hingga hari ini yang bersedia menampung, sengan alasan Panti Sudah FULL.  Tak bisa berkata-kata mendengarkan alasan itu.  Apa saja sudah kami lakukan, tetapi hingga kini belum mendapatkan tempat yang lebih baik dan lebih kondusif bagi si anak.

Apa lagi…..yang harus dilakukan ?