…ini negara apa…

Standar

Heran, campur gemes, liat siaran TV beritanya kekerasan melulu.  Yah kasus Temanggung lah, kasus Banten lah dan banyak kasus lainnya.  Yang paling saya bikin gak habis pikir, kenapa ada sekelompok orang yang tega teganya membunuh, merusak, menghancurkan dengan mengatasnamakan agama.  Padahal, setau saya yang sejak kecil belajar agama, ndak ada kamus kekerasan dalam agama itu.

Iseng-iseng ada adik adik yang tanya saya…

“Bang, tuhan itu bentuknya apa sih? Kok, setiap orang kayaknya tuhannya beda-beda gitu ?”

“Lho, kok kamu tanya itu ?”

“Ya, habisnya ada kekisruhan yang mengatasnamakan tuhan mereka, aqidah mereka, agama mereka.  Berarti ada banyak tuhan dong, dimana tuhan yang satu juga marah ke tuhan yang lain..?”

Saya gak bisa jawabnya.  Yang jelas anak-anak juga merasa bahwa kekerasan dengan dalih agama tidak bisa dibenarkan.

Ini negara apa ?

Iklan

3 thoughts on “…ini negara apa…

  1. Ini negara apa?
    jawabnya: INDONESIA… 😀

    Konflik agama adalah cara paling ampuh untuk memporakporandakan sebuah negara yang multikultural dan plural seperti Indonesia. Hal ini sebetulnya tidaklah besar-besar amat. Sebab, jauh di lubuk hati setiap penduduk Indonesia, mengatakan bahwa mereka tidak suka pertengkaran atasnama agama ini. Hanya saja, orang-orang serakah yang dalam pikirannya hanya materi dan kekuasaan, memanfaatkan hal ini dengan licik. Mereka, dengan sengaja membuat konflik agama di tengah-tengah masyarakat dan membiarkannya terus berlangsung dan bahkan memeliharanya.

    Seharusnya, kita bisa lebih cerdas menyikapi ini semua. Salah satu caranya adalah dengan tetap menjalin hubungan baik dengan sahabat-sahabat yang berbeda agama dengan kita. Soal kepercayaan dan ibadah adalah urusan masing-masing, namun soal kehidupan sosial adalah urusan kita bersama.

  2. Oknum aparat kok doyan ya membiarkan kekerasan itu dijalankan? Jangan-jangan memang sengaja dipelihara supaya ada proyek. Sedih deh ngeliatnya.
    Agiah se lah apo nan ka rancak.

  3. Komentar Uda Vizon betul bahwa soal kepercayaan dan ibadah adalah urusan masing-masing, namun soal kehidupan sosial adalah urusan kita bersama. Yang jadi masalah adalah justru kelompok-kelompok yang bertindak atas nama agama itulah yang melihat urusan kepercayaan, ibadah, dan kehidupan sosial mutlak harus dilihat dari satu sudut pandang saja: yaitu suduh pandang mereka semata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s