…32 besi penyangga tulang…

Standar

Gempa besar di Sumatera Barat telah lama usai.  Orang-orang sudah mulai melupakannya.  Tapi masih tetap saja itu menjadi kenangan yang tidak akan pernah hilang.

Pagi itu di kantor saya ada seorang teman baru.  Baru, karena dia adalah pegawai baru yang kebetulan di magangkan dikantor saya.  Anaknya pendiam, tidak banyak omong.  Saya orang pertama yang membuka pembicaraan dengan dia.  Tapi kami tak berhenti hingga makan siang menjelang.  Apa yang kami bicarakan menjadi sangat penting.

Awalnya saya menanyakan padanya perihal dahulu kuliah dimana.  Dan ternyata lulusan sebuah Perguruan Tinggi di Bandung.  Lalu tanpa sadar saya menanyakan sesuatu kedia.

“Eh, tau gak, kabarnya kalau di Bandung, pen besi penyangga tulang,kalau sudah dibuka kembali, bisa di jual lagi?”

Lanjutkan membaca

Iklan