…cintai, maka dia selalu ada buat kita…

Standar

Kejadian ini terjadi saat acara penutupan Forum Anak Sumatera Barat.  Tahun ini kegiatan kami gelar di Hotel Basko Padang.  Anak-anak Pengurus Forum Anak Se Sumatera Barat hadir dan berinteraksi satu dengan yang lain.  Tawa….mewarnai kegiatan selama tiga hari penuh.  Semuanya seakan larut dalam suka.  Hala yang paling saya senangi adalah ketika melihat anak-anak bergemberia dengan canda tawa mereka.  Ulah mereka selalu menimbulkan senyuman, candaan mereka bikin saya kadang kadang terkekeh-kekeh.  Itulah hebatnya adik-adik Forum Anak, mereka tak pernah membedakan berteman walalupun kadang-kadang dibedakan dengan jarak usia yang sangat lebar.

Ini yang saya mau ceritakan.  Adalah seorang anak usia 11 tahun.  Menjadi salah seorang peserta.  Tiba-tiba saja terpaku di depan jendela kaca.  Persis di lantai 6 hotel tersebut.  Memandang keluar dengan mata tak berkedip.  Lama saya perhatikan, sementara teman teman yang lain asyik bercanda, gonta ganti nomor HP karena sebentar lagi akan berpisah dan pulang ke tempat masing-masing.

Hampir 5 menit saya liat anak yang satu ini terpana.

Lanjutkan membaca

Iklan

..tawuran…

Standar

Saya jengkel sekali kalau mendengar berita ada mahasiswa tawuran sesame mahasiswa.  Apalagi jika satu kampus, pastilah kejengkelan saya bertambah.

“Bang, kabarnya bang Ady tabrakan ya..?” SMS masuk pukul 18.00 WIB, dari salah seorang adik-adik.

”Hah ?, masa iya ?” Saya jawab cepat aja.

”Iya bang, Icha tau dari kaka teman yang sekampus dengan bang Ady.”

Itulah sekelumit percakapan saya sore menjelang senja hari itu.  Tak lama-lama saya lalu menghubungi Ady.  Hidup, berdering, tapi tak di angkat-angkat.  Saya sedikit tenang, paling tidak menurut saya, jika HP masih hidup berarti situasi masih sangat terkendali.

Lanjutkan membaca

…Akhirnya Datang Juga…

Standar

“Bang…ada paket nyampe tuh ke posko…” seorang teman menyampaikan pesan.

“Paket apa  ?” saya tanya balik.

“Hmmm gak tau bang, kayaknya dari Jepang…”

Ahay…akhirnya datang juga.  Saya tersenyum girang.  Kalaulah tidak malam hari, maka sudah pasti saya meluncur saat itu juga menyongsong sang paket tersebut.  Tapi apalah daya, hari menunjukan pukul  23.30 WIB saat berita itu saya terima dan tidak memungkinkan untuk ke posko (sebuah tempat dimana kami beraktifitas setiap harinya).

Saya ingat beberapa hari lalu, salah seorang teman narablog menanyakan kode pos kepada saya.  Sengaja saya memberikan alamat posko kami kepada sang teman, karena setiap hari selalu ada yang piket melayani tamu disana, sehingga barang apa saja yang datang langsung ketahuan dan segera di informasikan.  Tak sabar rasanya menunggu pagi.

Kurang 24 jam sejak berita saya terima, saya sudah berhadapan dengan paket tersebut.  Wahhhh sebuah amplop  yang indah saya kira, ada tulisan kanji (entah kenapa untuk urusan kanji saya suka bgt, kayaknya huruf huruf kanji itu seperti ukiran saja heheh).  Saya buka perlahan, hati-hati agar amplopnya tidak rusak, lalu saya keluarkan isi didalamnya. Wah….saya kaget ternyata di dalamnya ada bungkusan lagi, rapi sekali warna biru, saya buka bungkusan biru wahhhhh ada lagi, sekarang bukan warna biru lagi, tapi kertasa kado warna warni plus sebuah buku karya seorang nara blog tetua adat kampong blagu, masih penasaran saya buka perlahan lagi, jreng jreng dorrrrr ternyata di dalamnya ada sejumlah prangko yang indah luar biasa terbungkus plastic kedap udara…

Inilah dia…prangko kiriman seorang teman yang akan menambah koleksi saya…senangggggggggggggggggg.  Lalu saya jeprat jepret beberapa sebagai kenang kenangan.  Dan tahukan temans, bahwa saya mendapatkan prangko NARUTO satu set lengkap tak ada cela…….

Wuissssss trims mbak IMELDA……..