…Museum Tuanku Imam Bonjol…

Standar

Siapa gerangan Tuanku Imam Bonjol tidak perlu di jelaskan banyak.  Semua sudah tahu kalau beliau adalah salah seorang pahlawan nasional.  Tentu kita semua mengenal atau paling tidak pernah mendengar PERANG PADERI.  Perang yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol di daerah Bonjol Kab. Pasaman, SUmatera Barat.  Tuanku Imam Bonjol atau yang juga dikenal dengan panggilan Peto Syarif berhasil menggelorakan semangat perlawanan terhadap Belanda pada 1821-1837.  Wahhh hampir 16 tahun lamanya perang.

Saya berkesempatan berkunjung kembali ke Kabupaten Pasaman ini.  Ada undangan diskusi.  Sudah pasti saya akan melewati Kec. Bonjol yang menjadi basis Perang Paderi.  Tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini, saya menyediakan waktu untuk berkunjung ke Museum Tuanku Imam Bonjol.  Persis terletak di jalur Khatulistiwa, titik nol derajat Equator.  Inilah uniknya Kab. Pasaman.  Selain menjadi salah satu dari dua wilayah yang dilewati garis khatulistiwa, disini juga semnagat memerangi penjajah belanda di dengungkan Tuanku Imam Bonjol.

Lanjutkan membaca

…dia memutuskan berhenti…

Standar

Pukul 12.30 WIB.  Telepon seluler saya sedang dalam status ‘silent’.  Tentu saja panggilan masuk tidak bisa diketahui.  Ada sekitar 5 panggilan tak terjawab dari nomor yang sama.  Setelah di cek ternyata dari salah seorang adik bernama Khalid.  Lima kali panggilan, berarti ada hal yang pentig.  Saya masih menduga-duga ada apa gerangan.  Maksud hati hendak menghubungi balik, tetap malah keduluan.  Panggilan ke enam berhasil tersambung.

“Hallo, ada apa khlaid ?”

“Ini bang, tadi Reza menyerahkan buku tabungan beasiswanya, lalu dia bilang dia mau berhenti sekolah dan sore nanti akan berangkat ke Kerinci..”

Astagfirullah…saya tak bisa mengerti, kenapa bisa terjadi.  Khalid dan Reza adalah dua dari 32 orang anak yang masuk kedalam program beasiswa yang sedang kami jalankan, khusus bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan secara ekonomi, tetapi memiliki semangat untuk sekolah.  Mereka bekerja dua kali lebih keras untuk mendapatkan sekolah, oleh karena itu kami bermaksud mengurangi beban anak-anak tersebut melalui beasiswa ini.

Lanjutkan membaca