…empat bocah jujur…

Standar

Ini dia empat orang anak dari Pariaman.  Datang ke Padang beberapa waktu yang lau dengan niat Refreshing.  Maklum mereka habis ujian PRA UN dan ada ang mau PRA UN.  Maka seperti biasa, pastilah saya dan beberapa orang ikutan menemani, sekalian juga refreshing bareng.  Akhirnya tempat yang kami pilih adalah FUN STATION di Basko Mall.  Entah kenapa daya tarik permainan basket di FUN STATION cukup membuat kita semua kecanduan.

Kami melangkahkan kaki ke kasir dan segera mengisi kartu isi ulang sebesar 100.000,-.  Kami pikir cukuplah untuk main 5 orang.  Setelah mengisi, kami menuju TKP dan baru saja sampai di depan salah satu alat permainan basket ini, salah seorang menemukan HP Nokia N Series, dia kaget dan saya liat ada pikiran berkecamuk di kepalanya.  Antara ambil atau serahkan kembali ke pemiliknya.

Dari jauh saya liat saja anak ini.  Masih ragu-ragu dan membolak balik HP itu.  Yang lain mulai mempengaruhi.  Pedapat jadi terpecah.  Satu orang menyarankan ambil aja, satu lagi menyarankan balikin ke pemilik kalau di telepon dan seorang lagi terserah aja.  Nah, bingung kan.

Lalu saya dekati mereka dan tanpa ba bi bu HP tersebut saya ambil, saya kantongi lalu berkata “kita harus balikin”.  Sudah bisa diduga, kalau saya yang memerintahkan pasti mereka nurut.  Kami kembali main.  Setiap 10 menit anak yang menemukan selalu tanya ke saya “sudah ada yg telepon bang ?”.  Berharap sebetulnya tidak ada yang menghubungi, dan akhirnya HP menjadi milik dia (wkwkwkwkwk saya bisa duga pikirannya).  Hampir satu jam, tidak ada juga yang menghubungi hingga setelah itu ada sebuah SMS masuk berbunyi “Mama lagi dimana…? (Dari PAPA SOLEP)”.

Karena menerima sms itu, saya kemudian menghubungi nomor tersebut.  Tidak diangkat setelah dua kali menghubungi.  Saya tunggu terus dan akhirnya PAPA SOLEP lah yang kemudian menghubungi.

“Hallo…” Saya menyapa.

“HAlo Bapak, itu HP saya, bapak yang pegang ya, itu HP saya…” Seorang ibu dari seberang dengan panik memohon agar HP jangan di ambil.  Saya senyum.

“Ibu, jangan kuatir, saya mengangkat HP ini karena saya berniat baik mengembalikan”

“OK trima kasih Bapak, bapak lagi dimana ?”

“Saya lagi di depan TOKO BATA bu, di lantai satu, saya tunggu ya…”

Sesaat setelah itu seorang ibu tergopoh-gopoh ditemani dua anak dan suaminya mendekati kami.  Beramah tamah dan kemudian HP kami kebalikan.

“Ini bu HP nya, adik saya yang menemukan dan dia nyuruh kembaliin”.

“Ohhh terima kasih banyak ya, saya gak nyangka akan balik…” Lalu ibu menyalami kami.

Waktu bersalaman dengan sang suami, dia lalu mengeluarkan dua lembar 20 ribuan yang kemudian diberikan kepada salah seorang adik yang menmukan HP.  Awalnya dia nolok, tapi akhirnya menerima dengan senyuman.  Kami saling melambai kepada keluarga itu sambil tersenyum bahagia.

Kami kembali ke FUN STATION dan sambil jalan saya tanya ke adik yang menemukan HP.

“Gimana perasaannya setelah kembalikan barang orang ?”

“Heheheh lebih enak bang, gak di kejar rasa bersalah…”

Saya tertawa kecil.  Sang adik lalu berkata “Ini uang 40 ribu bang, berarti rejeki saya ditentukan Allah SWT hanya segini kali ya bang…”.  Mendengar itu saya ketawa ngakak.

“Bang saya belikan koin FUN STATION lagi uang ini ya…”

“Terserah kalian aja, tapi karena kalian jujur, niy bang tambah lagi koinnya.” Saya menjulurkan beberapa lembar ribuan kepada mereka. Sambil berseru senang mereka menuju ARENA BASKET lagi.

Hmmmm sebuah pembelajaran yang membahagiakan….Semoga masih banyak anak-anak di Indonesia ini yang jujur.

Tulisan ini didedikasikan untuk : Khalid, Yogi, Fajri dan Adek

Iklan

4 thoughts on “…empat bocah jujur…

  1. aurora

    ini nih yang ditunggu2… cerita ini sebelumnya udah dibocorin oleh teg*h…
    mantap deh, semakin banyak anak2 yang jujur… kalo boleh blak-blakan, kalau aku ada di posisi khalid, dan dengan sedikit dorongan negatif, aku bakalan ambil itu handphone, lalu jual…(lagi butuh harddisk eksternal sekarang.. hihihi)…

    tapi untung bang imoe bisa memainkan ombak emosi sedikit…. semoga nantinya khalid selalu jadi orang yang jujur seperti ini….

    OOT: BTW, saya lagi ngambek nih sama seseorang… kabar2nya dia mau nikah beberapa minggu lagi, cuma saya ga dikasih tau… sebel….

  2. siiip harus begitu!
    Kalau Riku pasti langsung bawa ke polisi. Tapi itu kalau kejadian di Tokyo.
    Kalau di Jakarta? Bawa ke polisi? mending telepon ybs dan bilang silakan ambil HP nya di bla bla bla 😀

  3. @ Arif : wkwkwkwk undangan lagi otw tuh wkwkwkw, jangan ngambek dong
    @ Mbak Imel : sayang di indonesia susah bgt mengajarkan kejujuran ke anak anak, ngajarinnya gampang, tapi sistem kita belum bagus hik hik hik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s