…DI BIM ADA PEDAGANG KAKI LIMA…

Standar

Rencana perjalanan jauh saya dengan istri memang telah lama tertunda.  Ada saja sebab yang menghalanginya.  Baru memasuki pernikhan pada bulan ke-3, saya bisa memenuhi janji untuk jalan-jalan.  Tujuan kami yang utama adalah Jogjakarta.  Hal ini atas permintaan istri yang sangat berkeinginan ke Borobudur.  Tapi tentu saja saya memberikan tawaran yang menarik.  Selain menikmati seluruh ke indahan dan pesona Jogja, saya juga menawarkan untuk singgah ke Solo, Bandung dan tentunya Jakarta.  Jadilah kemudian kesepakatan kami ‘perjalanan suka-suka’ alias tidak terpaku dengan satu tujuan, tetapi nikmati saja, kalau masih ada waktu, lanjutkan ke tempat lain yang mempesona, tentunya juga kalau masih ada uang tersisa (wkwkwkwk).

Sedari awal sebelum keberangkatan, saya bertekat untuk menuliskan hal-hal menarik yang saya temui selama perjalanan.  Apa saja, yang penting enak buat di tulis di Blog.  Dan inilah hal menarik pertama yang saya temui.

Pagi Senin, saya  sudah nongkrong dengan Istri di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang.  Eitsss sebetulnya bandara ini bukan di Padang lho, tetapi sudah berada di wilayah Kab. Padang Pariaman.  Tetapi selalu saja orang menyebut BIM itu di Padang.  Bahkan pramugari yang mengumumkan kedatanganpun menyatakan BIM di Padang.  Mungkin sama dengan Bandara Soekarno Hatta, yang jelas-jelas letaknya tidak di Jakarta, tetapi di wilayah administrasi Propinsi Banten.  Tapi, mungkin orang lebih kenal Padang dan Jakartanya, ketimbang Pariaman dan Banten nya.

Pukul 09.00 WIB.  Lebih cepat 2 jam sebelum penerbangan pukul 11.00 WIB.  Kami memang datang lebih awal, karena menuju bandara menumpang dengan kakak Ipar yang kebetulan menuju arah BIM.  So, dari pada sewa taksi, lebih baik ngirit (hehehe).

Datang 2 jam lebih awal, yang kami lakukan hanyalah ngobrol, nongkrong, trus ketawa-ketawa ngobrolin rombongan ibu-ibu yang mau berangkat juga.  Belakangan karena istri saya penasaran, lalu bertanya ke salah seorang rombongan.

“Rombongan bu, mau kemana ?”

“Iya, ke Jogja…kami rombongan guru-guru kesenian se Kota Padang..”

Wah, pantesan tujuan mereka Jogjakarta.

Sambil nunggu jam keberangkatan, saya iseng-iseng menelusuri selasar bandara dari ujung ke ujung.  Bandara yang bagus.  Di salah satu tiang tertera BANTUAN PEMERINTAH JEPANG.  Kontruksi dan disainnya bagus, memang pantas dinyatakan sebagai Bandara Internasional.  Sambil jalan-jalan itu, mata saya terusik oleh sebuh gerobak penjual jus dan satu meja penjual Koran dan buku-buku.

Saya dekati dan saya amati beberapa lama.  Oooo alah…., ternyata memang itu adalah Gerobak Jualan Jus dan Meja Jaualan Kora.  Memang bentuk gerobaknya cukup bagus, tetapi tetap sajamenganggu pemandangan.  Terletak di selasar sebuah Bandara Inernasional, tanpa penataan yang bagus, alhasil terlihat seperti pedagang kaki lima.  Dalam kepala saya berfikir, apakah ini sudah mendapat ijin ? kalau sudah, kenapa tidak di tata dengan baik ? Kalau di tata dengan baik alangkah bagusnya dan membantu para pengunjung juga untuk belanja.  Tetapi ini tidak, dibiarkan begitu saja.  Ckckckck, saya geleng-geleng kepala.  Ternyata sekarang ada pedagang kaki lima di Bandara Internasional Minangkabau. Aduhhh…….saya langsung buka buku dan menuliskan bahwa inilah hal menarik pertama yang akan saya tulis dalam blog, seputar perjalanan saya dengan istri tercinta. Hmmmmm.

 

Iklan

4 thoughts on “…DI BIM ADA PEDAGANG KAKI LIMA…

  1. Suit-suit yang lagi honeymoon,,
    BIM itu pintu masuk lewat udara ke provinsi SumBar yang ibu kotanya Padang, makanya di bilang sama pramugarinya,”anda sudah mendarat dengan selamat di kota Padang” hehehe..
    # kasih masukan supaya dagangan lebih ditata atuh Jo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s